Ini 8 Pesan Kemerdekaan 80 Tahun Indonesia dari Gerakan Nurani Bangsa
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 8 pesan kemerdekaan 80 Tahun Indonesia Merdeka disampaikan oleh sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di antaranta Kardinal Suharyo, Sinta Nurriyah Abdurrahman Wahid, Quraish Shihab, dan Luqman Hakim Saifuddin di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Berikut ini kedelapan pesan kemerdekaan 80 tahun Indonesia merdeka!
Pertama, demokrasi sebagai manifestasi 'dari, oleh, dan untuk rakyat' merupakan hal mendasar dalam menjaga dan menata kehidupan bersama berbangsa dan bernegara di Tengah masyarakat kita yang majemuk. Demokrasi Indonesia harus didasarkan pada supremasi sipil, etika politik, sistem dan aturan yang baik serta tumbuhnya ruang untuk aktor-aktor politik yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen kuat terhadap pemenuhan, perlindungan dan penghormatan hak asasi manusia. Termasuk diantara melakukan upaya kemanusian terkait situasi khusus di Papua.
Kedua, presiden dan aparat penegak hukum harus memastikan setiap bidang penyelenggaraan negara bebas dari praktik korupsi dan benturan kepentingan (kolusi/nepotisme) Hukum harus benar-benar digunakan untuk penegakan keadilan sebagai fondasi utama demokrasi.
















