Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). (Foto: Kemenag).
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar mengajak seluruh jemaah PerayaanNatal Nasional 2025 untuk mendoakan saudara-saudara yang menjadi korban terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Ajakan tersebut disampaikan oleh Menag Nasaruddin saat memberikan sambutan dalam di Jakarta.
"Kami mengajak kita bersama seluruh elemen bangsauntuk mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak mencana, menguatkan mereka yang kehilangan keluarga, rumah, dan penghidupan, serta menghadirkan bantuan kemanusiaan sebagai wujudlah iman yang bekerja melalui kasih. Di tengah sukacita Natal, kita turut merasakan duka, kehilangan, dan penderitaan yang dialami oleh keluarga-keluarga kita di daerah terdampak bencana. Natal mengingatkan kita bahwa Tuhan hadir secara istimewa di tengah penderitaan,” ujar Menag Nasaruddin Umar, Senin (5/1/2026).
Momen PerayaanNatal Nasional 2025 ini juga dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri, tokoh agama Kristen dan Katolik, guru agama Kristen dan Katolik, anak yatim dan disabilitas Kristen dan Katolik, juga 3000 jemaah.
Dalam momen itu, Menag menyampaikan bahwa iman yang sejati tidak menjauhkan manusia dari penderitaan sesamanya, melainkan mendorong kepedulian dan kedekatan. Oleh karena itu, Menag mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengambil bagian dalam doa dan solidaritas kemanusiaan. “Iman yang sejati tidak menjauhkan manusia dari penderitaan sesamanya, melainkan justru mendekatkannya. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.
Menurut Menag, doa harus disertai dengan tindakan nyata untuk membantu para korban yang kehilangan keluarga, rumah, dan penghidupan. "Kepedulian dan solidaritas merupakan wujud iman yang bekerja melalui kasih. Iman yang bekerja melalui kasih diwujudkan dengan kepedulian dan solidaritas nyata kepada mereka yang kehilangan keluarga, rumah, dan penghidupan,” ucapnya.
Kepada Presiden dan Wakil Presiden RI, Menag menyampaikan apresiasi atas langkah-langkah cepat dalam membantu warga terdampak bencana di berbagai daerah. “Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia bersama Wakil Presiden yang begitu proaktif untuk segera membebaskan warga yang terdampak dari berbagai kesulitan hidup,” katanya.