Tujuh pimpinan organisasi pemuda terkemuka asal Ethiopia yang terdiri dari pengusaha muda, pegiat lingkungan, dan ketua lembaga swadaya masyarakat, mengikuti pelatihan kepemimpinan di Kemenpora. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) -Tujuh pimpinan organisasi pemuda terkemuka asal Ethiopia yang terdiri dari pengusaha muda, pegiat lingkungan, dan ketua lembaga swadaya masyarakat, mengikuti pelatihan kepemimpinan di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Pelatihan yang diikuti oleh 35 peserta dari Ethiopia dan Indonesia ini diselenggarakan oleh Kemenpora bekerja sama dengan Basnur Academy serta O-Yes Global Foundation, organisasi pemuda lintas Afrika dan Asia. Program tersebut bertajuk Executive Leadership Training & Experience Sharing Program (ELTESP I) dengan tema Transformative Leadership for Inclusive and Sustainable Development*.
Hadir sebagai pembicara antara lain Imam Gunawan (Analis Kebijakan Utama Kemenpora), Taufan Teguh Akbari (Wakil Rektor London School of Public Relation/LSPR), dan Charles Saerang (Komisaris PT Garuda Sehat Jaya).
Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global Kemenpora, Esa Sukmajaya, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya kepemimpinan bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas di berbagai bidang.
“Kemenpora juga berperan aktif dalam meningkatkan hubungan dan kerja sama pemuda antar bangsa, termasuk Indonesia dan Ethiopia,” ujar Esa dalam sambutan yang disampaikan secara virtual dari Kazan, Rusia, di mana ia tengah menghadiri sejumlah kegiatan kepemudaan.
Selain itu, hadir memberikan sambutan Al Busyra Basnur, Founder & CEO Basnur Academy, serta Fekadu Beyene Aleka, Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia.
Ketua delegasi pemuda Ethiopia, Kemal Abdela, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi generasi muda di negaranya.
“Kami belajar dari Indonesia, karena kami tahu Indonesia adalah negara dengan kepemimpinan yang hebat, baik di tingkat regional maupun internasional. Regenerasi kepemimpinan pemuda di Indonesia juga berjalan sangat baik,” ujar Kemal Abdela.
Al Busyra Basnur, yang juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika (2019–2025), menambahkan bahwa pelatihan kepemimpinan pemuda internasional dengan peserta dari berbagai negara akan digelar secara rutin di Indonesia.
“Kami akan bekerja sama dengan Kemenpora, perguruan tinggi, dan lembaga-lembaga yang memberi perhatian khusus terhadap kepemimpinan pemuda,” kata Al Busyra Basnur.
Pelatihan ditutup oleh Hasintya Saraswati, Staf Khusus Menpora Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga.