RI Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah AI Global South Forum, UNESCO Setuju
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengajukan diri menjadi tuan rumah penyelenggaraan AI Global South Forum yang diselenggarakan UNESCO. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria.
Adapun AI Global South Forum ini menjadi wahana pengembangan dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) bagi negara berkembang di Asia, Afrika dan Pasifik Selatan.
Usulan untuk jadi tuan rumah forum ini, jelas Nezar Patria, dilatari keberhasilan Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang berhasil menyelesaikan Readiness Assessment Methodology (RAM) UNESCO.
“Keberhasilan ini adalah bukti komitmen Indonesia dalam mengembangkan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) yang bertanggung jawab dan beretika,” ungkapnya usai pertemuan dengan Asisten Direktur Jenderal Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora UNESCO Gabriela Ramos di Kantor UNESCO, Paris Prancis, dikutip dari laman resmi Komdigi Kamis (13/2/2025).
Nezar Patria menyebut bahwa pencapaian Indonesia dalam implementasi RAM menjadi salah satu pertimbangan dan bukti nyata kerja sama yang baik dengan UNESCO. “Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan UNESCO yang memungkinkan Indonesia menyelesaikan RAM dengan cepat.Kami sangat berterima kasih atas dukungan UNESCO," katanya.















