Ilustrasi - Gedung Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI.
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebanyak 8.000-an peserta dari 12.696 pendaftarBeasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama () tahun 2026 dinyatakan lulus seleksi administrasi, yang diumumkan pada 16 Juni 2026. Selanjutnya, mereka akan memasuki tahap seleksi Asesmen Kapasitas Akademik dan Psikologi (AKAP) atau yang biasa dikenal sebagai Test Bakat Skolastik (TBS).
Menurut Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori, seluruh pendaftarBIB terdiri dari Program S1, S2 dan S3 di Dalam dan Luar Negeri.
Adapun pada tahap awal atau seleksi administrasi, lanjut dia, Kemenag untuk pertama kalinya memberikan kesempatan kepada pendaftar yang dinyatakan tidak lulus administrasi, untuk melakukan sanggah pada tanggal 17-18 Juni dan diumumkan hasil sanggah pada 22 Juni 2026.
Ruchman mengatakan, proses seleksi BIBKemenag berjalan dengan profesional, transparan dan akuntabel. “Alhamdulillah tahapan seleksi objektif, transparan dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang tertera pada Booklet BIB 2026," katanya.
Selanjutnya para pendaftar akan memasuki seleksi AKAP atau TBS dengan Computer Based Test (CBT) di tempat masing-masing. "AKAP akan digelar secara serentak pada tanggal 28 Juni dan simulasi dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 Juni 2026, untuk memastikan semua Awardee lancar menggunakan platform ujian," kata Ruchman yang juga aktivis mahasiswa ’98 ini.
Adapun pelaksanaan simulasi untuk program beasiswa S1 Santri dan S1 Pendidikan Jarak jauh (PJJ) dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2026. Sedangkan program Akselerasi S1 Lanjut S2 dan S2 lanjut S3; program Double Degree S1 dan S2; program Pesantren S2 dan S3; Beasiswa Unggulan Keagmaan S1, S2, dan S3 Dalam dan Luar Negeri dilaksanakan tanggal 27 Juni 2026.
Kepala Puspenma berpesan kepada para calon awardee untuk menyiapkan laptop atau komputer dan Handphone (HP). Sudah mengunduh dan menginstal aplikasi Ruang Ujian CBT di komputer/laptop masing-masing sebelum pelaksanaan simulasi tes.
Sebagaimana diketahui, BIB merupakan beasiswa kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerrian Keuangan. Dimulai sejak tahun 2022 hingga saat ini dengan jumlah Awardee kurang lebih 8.707 orang, tersebar di Perguruan Tinggi terbaik di Dalam Negeri dan Luar Negeri.
Layanan beasiswa yang diinisiasi oleh PUSPENMA semakin bervariatif. Pada tahun 2026 tidak kurang dari 6 program akan diperebutkan oleh para pendaftar, yaitu beasiswa unggulan keagamaan, beasiswa pesantren, beasiswa double degree, beasiswa akselerasi, beasiswa targetted dan Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3.
Penerima manfaat BIB sampai dengan Juni 2025, berjumlah 39.371 orang dengan perincian program gelar, 8.707 orang, dan non gelar 30.654 orang.
"Sebagian besar penerima beasiswa telah berkiprah dan berkontribusi kepada masyarakat, diberbegai sektor kehidupan," ungkap Ruchman yang juga alumnus UIN Walisongo Semarang ini.