17 Jemaah Haji Asal Jombang Terima Bantuan UEA, Total Nilainya Rp3,3 Miliar untuk 160 Penerima
Abdul Rahman Ahdori






Bantuan tersebut merupakan bagian dari program dukungan UEA kepada jemaah haji Indonesia yang dinilai membutuhkan secara ekonomi. Secara nasional, bantuan senilai 190.000 dollar AS atau sekitar Rp3,3 miliar diberikan kepada 160 jemaah haji terpilih.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan melalui proses seleksi agar tepat sasaran. Menurut dia, para penerima merupakan jemaah yang membutuhkan dukungan ekonomi.
“Mereka yang beruntung adalah jemaah haji yang membutuhkan. Dari Jombang, tadi saya lihat ada pedagang kerupuk, pedagang asongan, pedagang es di pinggir jalan,” ujar Menhaj Gus Irfan di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (18/6/2026).
Lebih jauh, Gus Irfan juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jemaah yang telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dan kembali ke Indonesia.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Alhamdulillah Bapak dan Ibu telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke Tanah Air. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT, menjadi haji yang mabrur, serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang Ilham Rohim mengatakan, hingga saat ini sebanyak 1.259 jemaah haji asal Jombang telah kembali ke Tanah Air secara bertahap dari total 1.263 jemaah yang diberangkatkan pada musim haji 2026.
Namun, empat jemaah asal Jombang dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Ilham menegaskan Kemenhaj terus mengawal proses pemulangan jemaah haji Indonesia agar berjalan aman dan lancar hingga seluruh jemaah tiba di daerah masing-masing.
"Kemenhaj memastikan proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus dikawal agar berlangsung aman, tertib, nyaman, dan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing," katanya.

