Sekolah Kedinasan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) membuka seleksi penerimaan taruna baru 2025. Calon pelamar dapat melakukan pendaftaran secara daring. Foto: Dok Poltek SSN
JAKARTA, (ERAKINI) - Sekolah Kedinasan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) membuka seleksi penerimaan taruna baru 2025. Calon pelamar dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui https://sscasn.bkn.go.id.
Pendaftaran dapat dilakukan hingga 18 Juli 2025. Tahun ini Poltek SSN hanya mendapat
alokasi dari pemerintah sebanyak 50 formasi. Jadi, persaingan dipastikan sangat ketat.
Poltek SSN merupakan perguruan tinggi kedinasan yang diselanggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Lokasi Kampus berada Jalan Raya H Usa Putat Nutug, Ciseeng, Kabupten Bogor, Jawa Barat.
Poltek SSN menawarkan berbagai program studi vokasi Diploma IV yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dan pemerintah dalam bidang keamanan informasi, yang meliputi Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (RKS), Program Studi Rekayasa Kriptografi (RK), dan Program Studi Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi (RPKK).
Lulusan Poltek SSN dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BSSN atau instansi pemerintah lainnya dengan keahlian sebagai berikut:
1. Perekayasa Kriptografi.
2. Praktisi Keamanan Informasi.
3. Analis Keamanan Informasi.
4. Perekayasa Keamanan Jaringan.
5. Penguji Penetrasi Web dan Jaringan.
6. Perekayasa Keamanan Perangkat Keras
7. Perekayasa Keamanan Perangkat Lunak
Persyaratan Umum:
1. WNI yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.
2. Usia minimal 17 tahun dan tidak melebihi dari 21 tahun pada 31 Desember 2025.
3. Siswa Kelas XII atau lulusan:
a. SMA/MA jurusan IPA untuk lulusan sebelum tahun 2025
b. SMA/MA semua jurusan untuk lulusan 2025
c. SMK Teknik Elektronika (Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Otomasi Indrustri, Teknik Elektronika dan Komunikasi, Teknik Mekatronika)
d. SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi (Rekayasa Perangkat Lunak; Teknik Komputer dan Jaringan; serta Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi Pengembangan Gim)
4. Rata-rata nilai Matematika dan Bahasa Inggris (Teori/ Pengetahuan) minimal 80 pada Semester IV dan V.
5. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (partial maupun total), tidak cacat fisik dan mental, serta tidak memiliki penyakit bawaan dan/atau menular yang dapat mengganggu proses kegiatan harian taruna yang dibuktikan dengan surat hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas setempat/unit pelayanan kesehatan pemerintah.
6. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wnita 150 cm dengan berat badan seimbang yang dibuktikan dengan surat hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas setempat/dokter unit pelayanan kesehatan pemerintah.
7. Tidak bertato atau bekas tato dan tidak bertindik atau bekas tindik selain pada bagian tubuh yang lazim (wanita) dan/atau pada bagian tubuh manapun (pria), kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat.
8. Belum menikah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah atau kepala desa, dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Poltek SSN.
9. Belum pernah melahirkan (bagi wanita) dan belum pernah punya anak biologis (bagi pria).
10. Tidak pernah putus studi/drop out (DO) dari Poltek SSN dan/atau perguruan tinggi kedinasan kementerian/lembaga lainnya.
11. Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.
12. Bersedia membayar biaya pelaksanaan seleksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2024 yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100.000.
13. Bersedia menyerahkan sertifikat hasil SNBT-UTBK Tahun 2023, Tahun 2024 atau Tahun 2025 (jika memiliki lebih dari 1 (satu) sertifikat maka memilih salah satu).
14. Memiliki Kartu BPJS Kesehatan.
15. Setelah lulus pendidikan, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, dan bersedia menjalani masa ikatan dinas pertama selama 10 tahun.