10 Tahun Memimpin RI, Jokowi Gelontorkan Rp113 Triliun untuk Anggaran KIP
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden Jokowi menyampaikan pemerintah telah menggelontorkan Rp113 triliun anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) selama 10 tahun ia memimpin Indonesia. Anggaran sebesar itu digunakan untuk pendidikan lebih dari 20 juta siswa per tahun, mulai SD sampai SMA/SMK di seluruh Indonesia.
Kemudian, Rp225 triliun anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) telah dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi sekitar 10 juta keluarga kurang mampu per tahun. Lalu, Rp60,3 triliun anggaran Pra Kerja selama 5 tahun telah dimanfaatkan untuk menambah keahlian 18,8 juta pekerja yang tersebar di seluruh Indonesia
Sebagai upaya perlindungan bagi masyarakat ekonomi bawah, pemerintah juga telah menggelontorkan Rp361 triliun anggaran Kartu Indonesia Sehat (KIS) selama 10 tahun dan telah digunakan untuk membiayai layanan kesehatan lebih dari 92 juta peserta JKN per tahun, mulai dari usia dini sampai lansia yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah, selama 10 tahun ini kita telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban
baru, dengan pembangunan yang Indonesiasentris, membangun dari pinggiran, membangun dari desa dan
membangun dari daerah terluar," ujar Jokowi saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPR RI, Jumat (16/8/2024).
Jokowi menyebutkan, sampai saat ini Indonesia telah membangun 366 ribu kilometer jalan desa, 1,9
juta meter jembatan desa, 2.700 kilometer jalan tol baru, 6.000 kilometer jalan nasional, 50 pelabuhan dan
bandara baru, serta 43 bendungan, dan 1,1 juta hektare jaringan irigasi baru.
"Dengan pembangunan itu, kita berhasil menurunkan biaya logistik dari sebelumnya 24% menjadi 14%
di tahun 2023. Kita bisa meningkatkan daya saing dari sebelumnya peringkat 44 menjadi peringkat 27 di
tahun 2024. Kita mampu memperkuat persatuan karena akses yang lebih merata dan berkeadilan," bebernya.














