Rangkaian Hari Santri 2025 resmi ditutup dengan gelaran Malam Bakti Santri Untuk Negeri di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (24/10/2025) malam. Foto: Erakini
JAKARTA, (ERAKINI) - Rangkaian Hari Santri 2025 resmi ditutup dengan gelaran Malam Bakti Santri Untuk Negeri di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (24/10/2025) malam. Acara ini dihadiri ribuan santri beserta pengasuh di Jabodetabek.
Malam Bakti Santri Untuk Negeri ini juga diikuti secara zoom dan streaming oleh pondok pesantren di berbagai daerah Indonesia. Pada malam puncak perayaan Hari Santri 2025, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) menghadirkan hiburan sekaligus sosok inspiratif, Putri Ariani. Dalam kesempatan ini Putri Ariani membawakan beberapa lagu religi yang disambut riuh para santri.
Diketahui, Putri Ariani merupakan jebolan ajang pencarian bakat America's Got Talent. Meski memiliki keterbatasan fisik, ia tidak berhenti berkarya.
"Allah sudah berjanji bahwa di balik setiap kesulitan itu ada tanda-tanda kemudahan. Maka mari berdoa, Insyah Allah teman-teman (santri) semua bisa hapal Al-Qur'an. Bukan hanya menghapal Al-Qur'an tapi juga mengamalkannya dan menjalakan perintahan Allah dan menjauhi larangan-Nya," pesan Putri di sela-sela penampilannya.
Selain Putri Ariani, Ditjen Pendis juga menyuguhkan penampilan unik, yakni kehadiran orkestra yang dimiliki satu- satunya pesantren di Indonesia, yakni Orkestra Santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone yang berkolaborasi dengan paduan suara (padus) Bimas Kristen Kemenang.
Menteri Agama (Menag) Prof Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa kehadiran Orkestra Santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone membuktikan bahwa lingkungan pondok pesantren juga bisa tampil beda.
Menang juga mengapresiasi sosok Putri Ariani yang berprestasi tidak hanya di Tanah Air, tapi juga mendunia. Sosok Putri Ariani membuktikan bahwa santri juga bisa mendunia lewat musik.
"Ananda Ariani sesungguhnya adalah seorang santri. Saya menjadi saksi ketika dia memperoleh penghargaan utama di Amerika, saya juga hadir pada waktu itu. Ini membuktikan bagaimana seorang putri Indonesia, yang namanya Putri Arini, berarti anak-anak Indonesia itu luar biasa," kata Menag.
"Bagaimana penampilan-penampilan pondok pesantren lain, mari kita berani berpikir lain, mari kita melakukan situasi yang berbeda dan tampil beda," ajak Menag.
Dalam kesempatan itu Nasaruddin menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatiannya kepada pesantren.
"Izinkan saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas keberpihakan nyata beliau kepada dunia pesantren. Di bawah kepemimpinan beliau, berbagai program yang menyentuh kepentingan pesantren terus mendapatkan penguatan, termasuk persetujuan pembentukan Ditjen Pesantren di Kemenag,” ucap Menag.
Kegiatan lain yang sudah dilaksanakan yakni Halaqah Astaloka, Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Internasional, Expo Kemandirian Pesantren, Pesantren Award, Upacara Hari Santri, dan Doa Santri untuk Negeri.
Tahun ini terdapat beberapa kegiatan yang unik dan baru. Untuk pertama kalinya digelar MQK Internasional dan dilaksanakan di luar Jawa atau tepatnya di Macanang, Wajo, Sulawesi Selatan.
Kemudian, pada Upacara Hari Santri, semua petugasnya berasal dari Dirjen Kemenang, mulai dari Dirjen Bimas Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Bimas Khonghucu.
"Yang istimewa, pada saat Upacara Hari Santri, semua pejabat Eselon 1 menjadi petugasnya. Ini bukti Hari Santri bukan milik pesantren, milik Islam, tapi milik semua bangsa Indonesia," jelasnya.
Oleh karena itu, pihaknya pada malam puncak Hari Santri 2025 sengaja mendatangkan Orkestra Santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone berkolaborasi dengan paduan suara Bimas Kristen.
"Tidak mudah menggabungkan ini, satu paduana suara santri dan satunya paduan suaranya Krsietn, tapi itu pun berhasil dengan baik. Inilah Indonesia, Indonesia masa depan, Indonesia 2025 adalah Indonesian For All Not only For Muslim Society," ucapnya.
Amien lalu menjelaskan makna dari tema malam puncak Hari Santri 2025. Tema Malam Bakti Santri sengaja diambil sebagai bukti bahwa santri sejak sebelum kemerdekaan hingga sekarang dan ke depan tidak akan pernah berhenti berbuat untuk bangsa dan negara. Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkokoh peran santri dalam membangun negeri.
"Bakti kalau dalam bahasa Arab sering disebut hikmah. Bakti Santri berarti hikmah itu tidak ada batas. Jadi bagi santri, bakti itu tidak pernah ada hentinya," jelas Amien.