Menag Gus Men Ajak Anak Muda Tidak Golput dan Memilih Sesuai Hati Nurani
Thomas PulunganSenin, 12 Februari 2024 | 18:43 WIB

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghadiri acara “Pemilove, Doa Bersama untuk Pemilu Damai," yang digelar Kemenag di Jakarta International Expo Convention Center dan Theater, Jakarta, Senin (12/2/024) sore. Foto: Erakini/Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak anak muda untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 14 Februari 2024. Sebab, suara generasi muda turut menentukan estafet kepemimpinan nasional lima tahun ke depan.
"Memilih presiden dan wakil rakyat sesuai dengan hati nurani mereka, kita dorong ini agar pemilih-pemilih pemula tidak golput atau tidak datang atau tidak bangun kesiangan," ujar Menag usai acara “Pemilove, Doa Bersama untuk Pemilu Damai," yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta International Expo Convention Center dan Theater, Jakarta, Senin (12/2/2024) sore.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Men, Pemilu sangat menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Untuk itu, para generasi muda diharapkan datang ke TPS pada hari H pencoblosan Rabu lusa.
"Ini momentum yang datang lima tahun sekali dan ini akan sangat menentukan nasib bangsa. Nah, kita mau dorong teman-teman anak muda ini untuk ikut terlibat, terlibat dalam menentukan nasib bangsa di Pemilu," kata Gusmen.
Terkait dengan acara "Pemilove, Doa Bersama untuk Pemilu Damai," Gusmen menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan agar Pemilu dan pasca 14 Februari, berlangsung dengan baik, damai, jujur, adil, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mencintai rakyatnya.
"Agar mereka para pemimpin bisa berlaku adil dan baik terhadap rakyatnya," ujar Gusmen yang akan nyoblos di kampung halamannya, Rembang, Jawa Timur.
Doa bersama ini dihadiri ribuan peserta yang terdiri dari mahasiswa, santri/pelajar dari berbagai sekolah keagamaan di bawah naungan Kemenag, serta tokoh lintas agama.
Editor: Thm
Memuat Pemutar Video...















