BSMI Berangkatkan 6 Dokter Spesialis untuk Bantu Warga Palestina di Gaza
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali mengirimkan tim medis ke wilayah konflik Palestina. Kali ini, sebanyak enam dokter spesialis diberangkatkan sebagai bagian dari Emergency Medical Team (EMT) gelombang ketiga pada Selasa (8/7/2025).
Tim medis tersebut terdiri dari dr. Jamaluddin (spesialis mata), dr. Ristiawan Muji Laksono (spesialis anestesi), dr. Mohammad Kuntadi Syamsul Hidayat (spesialis ortopedi), dr. Leny Suardi (spesialis kandungan), dr. Yenny Rachmawati (spesialis kulit), dan dr. Desro Rivani (dokter umum dengan keahlian perawatan luka).
Pembina BSMI, dr. Basuki, menjelaskan bahwa keenam dokter berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan akan menjalankan tugas kemanusiaan selama dua pekan di Palestina. Mereka akan membantu warga sipil yang terdampak serangan Israel, terutama di wilayah Gaza.
“Nantinya kami akan masuk ke Gaza. Tetapi secara prosedural, kami harus mendapat izin dari otoritas penjajah (Israel) karena jalur yang akan kami lewati sangat ketat,” kata Basuki dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/7/2025).
Basuki menambahkan bahwa proses perizinan saat ini masih berlangsung dan keputusan akhir diperkirakan akan keluar pada Rabu malam.
“Kami berharap tidak ada yang dicoret dalam daftar tim. Jika sesuai jadwal, Kamis pagi rombongan akan masuk Gaza dari barat Yaman, melalui perbatasan Yordania-Israel,” tuturnya.


















