Hamas Nyatakan Siap Berunding terkait Gencatan Senjata di Gaza Segera
Akhmad Baihaqi Arsyad
GAZA, (ERAKINI) - Hamas mengatakan siap untuk memulai perundingan segera mengenai usulan gencatan senjata di Gaza. Pengumuman itu muncul setelah mengadakan konsultasi dengan faksi-faksi Palestina lainnya dan sebelum kunjungan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu ke Washington pada hari Senin, tempat Presiden Donald Trump mendorong diakhirinya perang, yang kini telah berlangsung selama 21 bulan.
Gerakan itu siap untuk terlibat segera dan serius dalam siklus perundingan mengenai mekanisme untuk menerapkan ketentuan-ketentuan rancangan usulan gencatan senjata yang didukung AS yang diterima dari para mediator, kata kelompok militan itu dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka masih mempertimbangkan tanggapannya terhadap reaksi positif dari Hamas terhadap usulan terbaru yang disponsori AS untuk gencatan senjata di Gaza.
"Belum ada keputusan yang dibuat mengenai masalah itu," kata seorang pejabat pemerintah dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka mengenai hal itu. Kabinet keamanan Israel dijadwalkan bertemu pada Sabtu sore, setelah berakhirnya hari Sabat Yahudi saat matahari terbenam, media Israel melaporkan.
Sekutu Hamas, Jihad Islam, mengatakan pihaknya mendukung perundingan gencatan senjata, tetapi menuntut "jaminan" bahwa "tidak akan melanjutkan agresinya" begitu sandera yang ditahan di dibebaskan.


















