Klaim itu disampaikan oleh Komandan TKN Pemilih Muda Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan di Jakarta, Sabtu (30/12/2023). "Insyaallahatmosfer kemenangan satu putaran di depan mata," kata Arief.
Indikator kemenangan tersebut, kata Arief, dapat dilihat dari sentimen positif yang dirilis oleh berbagai lembaga survei dalam beberapa waktu terakhir, di mana hasil survei tersebut menempatkan elektabilitas Prabowo-Gibran mengungguli 2 pasangan calon lainnya.
Selain itu, indikator lainnya, menurut Arief, adalah dukungan yang mengalir secara terus menerus, khususnya dari para pemilih muda dengan berbagai latar belakang dan profesi di seluruh Indonesia. "Ini terlihat dari dukungan yang terus-terusan datang dari pemilih muda berbagai latar belakang," ujarnya.
Diyakini juga oleh Arief bahwa debat capres-cawapres, yang sudah berlangsung 2 kali, memiliki daya ungkit bagi kandidat nomor urut 2 tersebut. Hal itu, kata dia, akan semakin memantapkan kemenangan satu putaran bagi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
"Semua yang tersisa debat ketiga, debat keempat, dan debat kelima akan semakin memantapkan kemenangan 1 putaran," ujarnya.
Sebelumnya, peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati pada Jumat (29/12/2023) mengatakan bahwa suara pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters akan menjadi penentu apakah Pilpres 2024 akan berlangsung satu atau dua putaran.
Suara pemilih yang belum menentukan pilihan tersebut, menurut Wasisto, menjadi segmen yang akan diperebutkan para kandidat pasangan calon, meskipun persentasenya relatif kecil. "Meskipun persentasenya kecil, hanya 6-7 persen, paling tidak ini segmen (undecided voters) akan diperebutkan semua pasangan calon," ujar Wasisto.
Wasisto beranggapan bahwa hasil survei yang menempatkan Prabowo-Gibran melenggang satu putaran akan terus berkembang. Apalagi, masih ada tiga debat capres-cawapres yang berpotensi memengaruhi segmen pemilih tersebut dalam menentukan pilihannya. (ant)