Ketua Umum PB PMII 2024-2027 Shofiyullah Cokro (Foto: PMII.ID)
JAKARTA, (ERAKINI) - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) masa khidmat 2024-2027 akan menggelar Pengukuhan Pengurus di Masjid Istiqlal pada Rabu (18/12/2024) malam. Dalam momen sakral tersebut, M Shofiyullah Cokro akan dikukuhkan sebagai nakhoda baru PB PMII untuk 3 tahun mendatang.
Dalam tradisi pengukuhan di PMII, biasanya yang bertindak memandu sumpah dan janji pengurus yaitu Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) PB PMII 2024-2027.
Jabatan ini sebelumnya diisi oleh Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Cak Imin merupakan Ketua Umum PB PMII 1994-1997 yang saat ini ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat oleh Presiden Prabowo Subianto.
Usai dikukuhkan, Shofiyullah Cokro bersama ratusan pengurus harian akan mengerjakan kerja-kerja organisasi PMII, termasuk melakukan formulasi kaderisasi kemahasiswaan NU yang ada di seluruh Indonesia. Sejauh ini, PMII dikenal sebagai organisasi gerakan yang memiliki massa paling banyak, sama seperti induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU).
PMII memiliki kontribusi besar dalam upayanya membangun bangsa dan negara ini. Dalam beberapa kesempatan PMII berupaya menghalau doktrin intoleransi dan ekstremisme yang muncul di perguruan tinggi. PMII juga terus melakukan pengawasan terhadap perilaku korup yang berpotensi terjadi di setiap Kementerian/Lembaga.
Dilansir dari berbagai sumber pada Senin (16/12/2024), Mohammad Shofiyullah Cokro Hadi Kusumo atau yang akrab disapa Gus Shofi, lahir di Jombang pada 8 Januari 1995. Sebagai seorang santri yang tumbuh di lingkungan pesantren, Gus Shofi memiliki latar belakang yang kuat dalam dunia agama dan aktivisme.
Ayahnya berasal dari Pondok Pesantren Tambakberas, sementara ibunya berasal dari Pondok Pesantren Durisawo Ponorogo. Gus Shofi menghabiskan masa pendidikan pesantrennya di beberapa pesantren ternama, seperti Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Krapyak.
Selama menempuh pendidikan di Yogyakarta, Gus Shofi aktif dalam berbagai gerakan kemahasiswaan dan sosial. Ia menjadi salah satu aktivis terkemuka di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan menjabat sebagai Presidium PMII UIN Sunan Kalijaga pada tahun 2013.
Karier kepemimpinan Gus Shofi di PMII terus berkembang, di mana ia pernah menjabat sebagai Ketua Kaderisasi Rayon Wisma Tradisi Fakultas Tarbiyah pada 2015, Ketua Komisariat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 2016, dan Ketua PC PMII DIY pada 2018. Di tingkat nasional, ia juga berperan sebagai tim kaderisasi nasional di Pengurus BesarPMII (PB PMII).
Sebagai Ketua Umum PB PMII yang terpilih, Gus Shofi memiliki visi untuk membawa PMII menuju era baru dengan profesionalisme yang kokoh.
Dalam era globalisasi yang terus berkembang, Gus Shofi percaya bahwa PMII harus mampu beradaptasi, menjadi pelopor dalam inovasi, serta membawa perubahan konstruktif bagi masyarakat. Kepemimpinannya yang berorientasi pada masa depan ini diharapkan dapat memperkuat peran PMII dalam menghadapi tantangan zaman.