BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat di sejumlah provinsi di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, Rabu (3/7/2024).
Pusat Meteorologi Publik BMKG menyebutkan, provinsi-provinsi yang perlu mewaspadai dampak hujan deras antara lain Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo.
Selain itu, sebagian besar daerah di Provinsi Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan juga perlu waspada.
Selain hujan deras, BMKG juga memperingatkan kemungkinan turunnya hujan deras yang disertai petir dan kilat pada Rabu siang hingga sore atau dini hari.
Indonesia sebenarnya akan menghadapi puncak musim kemarau pada pertengahan Juli hingga September 2024. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto sebelumnya, menjelaskan bahwa meskipun Indonesia mulai memasuki musim kemarau, potensi dampak bencana akibat hujan masih tinggi.
Hal ini dipicu oleh adanya beberapa dinamika atmosfer yang aktif di wilayah Indonesia, seperti fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuatorial Rossby Kelvin, dan pola sirkulasi siklonik yang dipengaruhi La Nina.
Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diperkirakan dapat menyebabkan hujan berintensitas sedang hingga lebat, dilengkapi dengan kilat/petir dan angin kencang.
BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan bencana hidro-meteorologi seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung, dan tanah longsor.
















