JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 19 hingga 22 Januari 2026. Dalam rentang waktu tersebut, hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpeluang terjadi dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
BMKG menetapkan status Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah, meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Selatan. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai dampak turunan, seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat.
Selain itu, fenomena angin kencang diprakirakan melanda wilayah yang lebih luas, mencakup Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, serta sejumlah wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Secara umum, kondisi atmosfer di Indonesia pada periode tersebut didominasi oleh hujan ringan hingga hujan lebat. BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan intensitas hujan kategori sedang di berbagai daerah, antara lain Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, serta beberapa wilayah di Papua.
BMKG menegaskan bahwa prakiraan tersebut bersifat gambaran umum nasional. Untuk memperoleh informasi cuaca yang lebih rinci dan spesifik wilayah, masyarakat dianjurkan mengakses kanal resmi BMKG melalui situs web, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial @infoBMKG.
Mengawali tahun 2026, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika cuaca yang dapat berubah dengan cepat, terutama terkait risiko bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
Masyarakat diminta untuk lebih cermat dalam merencanakan berbagai aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan aktivitas massal. Pemantauan informasi cuaca secara berkala menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko.
BMKG juga mendorong masyarakat agar aktif mengikuti prakiraan cuaca, peringatan dini, dan informasi cuaca ekstrem resmi yang disampaikan melalui www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial @infobmkg.