Alasan Mario Dandy Ganti Plat Nomor, Biar Keren!
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Mario Dandy menjalani sidang sebagai terdakwa di kasus penganiayaan David Ozora di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2023).
Dalam persidangan tersebut, Dandy mengakui menggunakan pelat palsu bernomor B 120 DEN pada mobil Jeep Rubicon hitamnya. Kendaraan itu dia gunakan untuk membawa pacarnya, AG (15 tahun) dan Shane Lukas untuk menganiaya D (17 tahun) pada 20 Februari 2023.
Anak Rafael Alun Trisambodo itu sengaja membuat pelat palsu untuk mencocokkan pelat nomor dengan namanya di media sosial. Bahkan dia mengakui terbiasa menggunakan pelat bodong.
"Biar keren aja, Yang Mulia. Saya kan kalau di Instagram namanya @broden, biar mobilnya jadi namanya Broden aja B 120 DEN," ucap Mario kepada hakim.
Mario menambahkan, kode B untuk huruf depan, angka 12 menjadi huruf R, angka 0 menjadi huruf O, kode DEN menjadi tiga huruf pelengkapnya. Mario tidak mengatakan nomor polisi asli kendaraan tersebut.
Ketika di lokasi penganiayaan, Mario menyuruh Shane Lukas untuk mengganti mobil menjadi Vespa saja. Namun upaya itu digagalkan oleh petugas keamanan kompleks untuk mencegah Shane kabur.
"Jadi udah nggak perlu ada mobil lagi di situ. Saya belum tahu bakal sejauh ini," ujar Mario Dandy.














