10 Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Teridentifikasi, Berikut Nama-namanya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Tim dokter RS Polri berhasil mengidentifikasi 10 jenazah dari 22 korban kebakaran Gedung Terra Drone, Jakarta. Korban dinyatakan meninggal akibat menghirup asap dan gas berbahaya.
"Untuk penyebab kematian, berdasarkan pemeriksaan staf dan para personel spesialis forensik kami, (penyebabnya) mengarah pada terhirupnya asap dan gas CO, karbon monoksida," ujar Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama, Rabu (10/12/2025).
Kata dia, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil serupa. Hal itu dibuktikan dari tanda lebam mayat dan pemeriksaan laboratorium sederhana melalui tes darah, yang menunjukkan tingginya kadar karbon monoksida.
"Gas ini sangat beracun karena semestinya yang kita hirup oksigen tapi tidak ada. Kemudian masuk ini karbon dioksida, jadi beracun," bebernya.
Tim dokter masih berupaya mengidentifikasi jenazah dengan cara lain, seperti lewat struktur gigi hingga properti yang melekat di tubuh korban.
"Jadi ada bagian-bagian, termasuk sidik jarinya yang susah kita explore, karena ada beberapa bagian tubuh korban ada yang melepuh," ucapnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih terus didalami. Dugaan awal ada baterai drone di lantai 1 yang meledak hingga api menyambar ke objek lain.

















