Bantuan Rp5,1 Miliar Disalurkan untuk 34 Masjid agar Jadi Motor Ekonomi Umat
Akhmad Baihaqi Arsyad
SEMARANG, (ERAKINI) – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana sebesar Rp5,1 miliar kepada 34 masjid di tiga provinsi sebagai bagian dari upaya menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program kolaboratif ini merupakan integrasi dari dua inisiatif strategis, yakni Baznas Microfinance Masjid (BMM) dan Masjid Berdaya Berdampak (MADADA). Setiap masjid menerima dana stimulus senilai Rp150 juta, yang ditujukan untuk mendorong pengembangan usaha produktif berbasis komunitas.
Bantuan ini tersebar ke 17 masjid di Jawa Tengah, 11 masjid di Jawa Timur, dan 6 masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan disalurkan secara simbolis dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan BMM–MADADA yang digelar di Semarang, Sabtu (27/9/2025).
“Dana ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya program-program kreatif di tingkat masjid, seperti koperasi syariah, pelatihan keterampilan, maupun unit usaha kecil,” ujarnya kepada wartawan mengulas Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendamping Baznas Microfinance Masjid-Masjid Berdaya Berdampak digelar di Semarang, Sabtu (27/9/2025).
Pemanfaatan dana, kata dia, akan dipantau melalui mekanisme pendampingan berjenjang yang melibatkan dan agar tepat sasaran. Dengan demikian, penerima bisa menunjukkan model pemberdayaan yang dapat direplikasi di tempat lain.
















