Kemenag Akan Resmikan Ditjen Pesantren untuk Perkuat Pendidikan Keagamaan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren akan diresmikan tahun ini. Pembentukan unit eselon I baru itu dilakukan setelah Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dihapus karena kewenangannya beralih ke Kementerian Haji dan Umrah.
“Tahun 2025 ini cukup spesial. Setelah berpisahnya Direktorat Jenderal PHU, kita akan menyambut kehadiran Dirjen Pesantren, insya Allah tahun ini,” ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al-Asyhar dalam konferensi pers peringatan Hari Santri di Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025) lalu.
Thobib belum menyebutkan tanggal pasti peresmian. Namun, ia menegaskan peluncuran Ditjen Pesantren akan berlangsung sebelum akhir tahun.
Sebelumnya, Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Jenderal Gernas Ayo Mondok, KH Zahrul Azhar Asumta, menilai jumlah pondok pesantren yang mencapai lebih dari 40 ribu dengan jutaan santri terlalu besar jika hanya dikelola oleh satu direktorat di Kementerian Agama (Kemenag).
“Harapan kami adalah adanya kementerian yang fokus membahas masalah pendidikan pesantren. Kalau pun tidak bisa, minimal dibentuk Direktorat Jenderal Pesantren,” ujar KH Zahrul yang akrab disapa Gus Hans, Kamis (18/9/2025).
Menurutnya, usulan ini bukan tanpa alasan. Gus Hans mencontohkan pemerintah memiliki kementerian khusus yang menangani perlindungan tenaga kerja migran, sehingga wajar jika pesantren juga memiliki lembaga setingkat kementerian.
















