TNI-Polri Sebar Sniper selama Kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta
Thomas PulunganSenin, 2 September 2024 | 15:32 WIB

TNI dan Polri menyiapkan pasukan penembak runduk (sniper) dan satuan anti teror selama kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta pada 3–6 September 2024. Foto: Ilustrasi/Anadolu
JAKARTA, (ERAKINI) - TNI dan Polri menyebar pasukan penembak runduk (sniper) dan satuan anti teror selama kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta pada 3-6 September 2024.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Agus Hariadi mengatakan, penembak jitu itu disiapkan sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) yang berlaku untuk pengamanan tamu negara.
“Ya jelas ada (penembak runduk), itu sudah ada prosedur tetapnya sendiri,” kata Pangkogabwilhan I, Senin (2/9/2024).
Hanya, dia tidak merinci jumlah dan penempatan penembak-penembak jitu tersebut. Yang pasti, kata dia, pengamanan Paus Fransiskus bakal melekat mengikuti kegiatan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Se-Dunia itu selama di Jakarta.
Sementara Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo menyebut TNI-Polri mengatakan telah menyiapkan pasukan dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polri untuk mengawal kunjungan Paus Fransiskus.
“Kami berharap mudah-mudahan semuanya aman, sukses, dan lancar, karena ini merupakan pertaruhan bangsa Indonesia,” kata Komjen Pol Imam.
TNI-Polri menerjunkan total sebanyak 9.030 personel yang disiagakan untuk pengamanan selama kegiatan Paus di Jakarta. Dari jumlah itu, 4.300 di antaranya merupakan prajurit TNI, sementara 4.730 lainnya merupakan polisi.
Dari jajaran prajurit TNI, mereka yang terlibat dalam operasi pengamanan itu berasal dari sejumlah satuan, di antaranya Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, Pusat Polisi Militer (Puspom) , Angkatan Udara, Korps Kavaleri Angkatan Darat, Badan Intelijen Strategis (BAIS) , dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Editor: Thm
Memuat Pemutar Video...















