Cek Fakta Muncul Gunung Api Aktif di Grobogan Usai Gempa Tuban
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Setelah terjadi gempa di Tuban, Bawean Gresik, Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur beredar informasi di media sosial terkait kemunculan gunung api aktif di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Informasi tersebut diunggah salah satu akun instagram, unggahan tersebut menarasikan adanya kemunculan gunung api aktif di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah setelah gempa di Kota Tuban dan banjir di Kota Demak beberapa waktu yang lalu.
Menanggapi berita tersebut, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid meminta masyarakat di sekitar area Bledug Kramesan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah agar tidak panik.
"Fenomena terjadinya Bledug Kramesan di daerah Grobogan tersebut bukanlah suatu fenomena yang luar biasa," ujar Wafid dalam keterangan yang diterima di Jakarta belum lama ini.
Ia mengatakan, tidak jauh dari Bledug Kramesan terdapat Bledug Kuwu yang secara umum sudah diketahui oleh publik sebagai fenomena mud volcano (gunung lumpur) yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.
Tak hanya itu, Wafid menilai, pengaruh gempa terkait gunung lumpur tersebut karena adanya kemungkinan untuk terbukanya rekahan-rekahan yang dilewati oleh material lumpur.
Dengan terbukanya rekahan-rekahan tersebut, kata Wafid, material mud diapir atau rembesan lumpur akan mengalami pergerakan naik dan ada penambahan debit material
“Namun, dengan adanya kompresi dan tekanan tektonik pada area tersebut, akan terjadi titik kesetimbangan seperti pada saat sebelum momen kegempaan terjadi,” ucap Wafid.


















