Sebut Usulan Panglima, Jokowi Jelaskan Alasan Prabowo Dianugerahi Jenderal TNI HOR
Abdul Rahman Ahdori






"Pemberian anugerah tersebut ini telah melalui verifikasi dewan gelar tanda jasa dan tanda kehormatan dan indikasi dari penganugerahan bintang tersebut sesuai dengan UU No 20 tahun 2009," kata Jokowi usai di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).
Mulanya, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa Prabowo telah menerima anugerah bintang Yuda Dharma Utama pada tahun 2022. Artinya, Prabowo memberikan kontribusi yang luar biasa bagi pertahanan, kemajuan TNI dan kemajuan negara.
"Ya ini supaya kita tahu semuanya, bahwa tahun 2022 Bapak Prabowo Subianto, ini sudah menerima anugerah yang namanya bintang Yuda Dharma Utama atas jasa-jasanya di bidang pertahanan, sehingga memberikan kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan TNI dan kemajuan negara," tuturnya.
Karena pertimbangan itu lah, kata Jokowi, Panglima TNI mengusulkan agar Prabowo Subianto mendapatkan anugerah Jenderal Kehormatan (HOR).
"Kemudian Panglima TNI mengusulkan agar Pak Prabowo diberikan penghargaan dan kenaikan pangkat secara istimewa. Jadi semuanya memang berangkat dari bawah. Jadi usulan Panglima TNI saya menyetujui untuk memberikan kenaikan pangkat secara istimewa buat Jenderal TNI Kehormatan," katanya.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang resmi menerima anigerah pangkat istimewa Jenderal TNI (HOR) dari Presiden Joko Widodo dalam acara Rapim TNI-Polri mengaku bahwa penghargaan tersebut adalah amanah yang berat.
"Kayaknya berat ya," kata Prabowo sambil menunjuk pangkat bintang 4 yang ada di pundaknya.
