JEMBER, ERAKINI – Universitas Jember (Unej) mencatat peningkatan jumlah pendaftar jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Sebanyak 15.378 siswa dari seluruh Indonesia mendaftarkan diri untuk memperebutkan bangku kuliah di kampus yang terletak di Kota Tembakau tersebut. Jumlah ini meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan 13.990 pendaftar.
Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pendaftar tersebut tak lepas dari terus membaiknya kualitas pendidikan dan program studi yang ditawarkan Unej.
“Peningkatan kualitas ini terbukti dari semakin banyaknya program studi yang meraih akreditasi unggul serta pengakuan akreditasi internasional. Hal ini tentu turut menarik minat calon mahasiswa,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/3/2025).
Lebih lanjut, Iwan menyebut bahwa reputasi Unej kini semakin diakui di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu indikatornya adalah pencapaian Unej yang menempati peringkat ke-13 dalam daftar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Times Higher Education World University Ranking.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unej, Prof Slamin, menambahkan bahwa faktor keterjangkauan biaya kuliah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa. Menurutnya, jika dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri (PTN) lain di Pulau Jawa, besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Unej relatif lebih terjangkau.
“Meski begitu, UKT tertinggi di Unej tetap berada di Fakultas Kedokteran,” katanya.
Selain biaya kuliah yang ramah di kantong, Unej juga aktif menyalurkan berbagai program beasiswa, mulai dari beasiswa pemerintah, BUMN, hingga perusahaan swasta. Fasilitas Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) pun terus dioptimalkan agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi.
“Pada penerimaan mahasiswa baru jalur SNBP 2025, sebanyak 5.783 pendaftar menggunakan fasilitas KIP-K. Angka ini naik 22 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 4.758 pendaftar,” tambahnya.
Prof Slamin memastikan bahwa sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), besaran UKT di Unej tahun ini tidak mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Peluang mendapatkan beasiswa pun terbuka lebar bagi mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik serta aktif di kegiatan kemahasiswaan.
Selain faktor kampus, daya tarik lain yang membuat calon mahasiswa memilih Unej adalah kondisi Kabupaten Jember yang mendukung kehidupan mahasiswa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Jember tercatat sebagai kota dengan biaya hidup terendah ke-9 di Indonesia.
“Biaya hidup yang terjangkau membuat mahasiswa dengan anggaran terbatas tetap bisa hidup nyaman di Jember. Ditambah lagi dengan suasana sosial yang kondusif dan masyarakat Pandalungan yang ramah terhadap pendatang, menjadikan Jember sebagai kota yang ideal untuk menimba ilmu,” pungkas Prof Slamin.