Tanggapi Pansus Haji, Dirjen PHU: Kemenag Tidak Pernah Jualan Kuota
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Dirjen Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (PHU Kemenag) Hilman Latief menegaskan tidak ada transaksi jual beli kuota haji khusus pada pelaksanaan Haji 2024. Kemenag siap menjawab pertanyaan Pantia Khusus (Pansus) Angket DPR RI terkait pengalihan kuota dari haji reguler ke haji plus.
"Kemenag enggak jualan kuota," tegas Hilman Latief kepada wartawan saat Coffee Morning Sukses Haji 2024, Senin (15/7/2024).
Hilman menjelaskan, Indonesia sudah mendapatkan mendapatkan kuota haji sejak 30 Juni 2023. Pada saat itu Indonesia mendapatkan total kuota haji 221.000 jemaah.
Dalam perkembangannya, Indonesia kemudian mendapatkan tambahan kuota khusus sebanyak 20.000 setelah Presiden Jokowi berkunjung ke Arab Saudi.
"Indonesia mendapatkan kuota tambahan atau ekstra kuota 20.000, spesial ekstra kuota, karena belum pernah sepanjang sejarah (Arab Saudi) ngasih tambahan sebanyak 20.000. Jadi kalau bahasa dari sana itu (Arab Saudi) spesial untuk Indonesia," jelas Hilman.
Menyusul tambahan kouta ini, lanjut Hilman, Menteri Agama sudah melakukan rapat beberapa kali dengan Komisi VIII DPR RI mengenai pembagian kuota itu tambahan itu.
















