Percetakan Al-Qur’an Bikin Menag Geleng-geleng, Sampai Ucap Astagfirullah, Kenapa?
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar menceritakan kelakuan pegawai percetakan Al-Qur’an swasta saat dirinya menjabat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kemenag pada 2000-2012 silam.
Menurut Menag, persoalan bermula ketika pihaknya mencetak Al-Qur’an di salah satu percetakan yang ada di suatu daerah di Indonesia. Saat itu Kemenag memang belum memiliki sendiri.


















