Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim (tengah), dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/11/2023). (Foto: Antara/Sanya Dinda)
JAKARTA, (ERAKINI) - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD optimistis bahwa pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden tersebut unggul dari paslon lain pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 di putaran pertama.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim. Keyakinan tersebut, kata dia, didasarkan pada rekam jejak paslon nomor urut 3 itu yang selama ini memiliki pengalaman di bidang hukum.
"Menurut saya, untuk isu hukum, HAM, pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi, kami sangat percaya (Ganjar-Mahfud) akan lebih unggul daripada paslon yang lain," kata Ifdhal di Jakarta, Sabtu (2/12/2023).
Ganjar maupun Mahfud, menurutnya, tak perlu diragukan terkait perhatian yang lebih pada masalah hukum di Indonesia. Karena itu, Ifdhal menilai keduanya dipastikan akan melakukan persiapan yang matang jelang debat pertama dengan tema seputar hukum.
"Ya, sangat percaya karena kemampuan dari pasangan ini untuk isu tersebut," ujarnya.
Menurut Ifdhal, jika pasangan Ganjar-Mahfud terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, keduanya berkomitmen untuk melakukan perbaikan di berbagai bidang termasuk hukum.
Ifdhal menilai bahwa salah satu yang menjadi agenda utama dalam program capres-cawapres tersebut yaitu mengembalikan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Salah satu instrumen yang paling penting itu adalah dari memperkuat dan mengembalikan kembali KPK sebagai lembaga yang independen, tanpa intervensi," katanya.
Adapun jadwal debat Pilpres telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, yaitu:
- Debat pertama pada 12 Desember 2023 dengan tema hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.
- Debat kedua pada 22 Desember 2023 dengan menyoroti tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.
- Debat ketiga pada 7 Januari 2024 dengan tema debat ekonomi (kerakyatan dan digital), kesejahteraan sosial, investasi, perdagangan, pajak (digital), keuangan, dan pengelolaan APBN.
- Debat keempat pada 21 Januari 2024 dengan tema debat energi, sumber daya alam (SDA), SMN, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria, serta masyarakat adat.
- Debat kelima pada 4 Februari 2024 dengan tema debat teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoaks, intoleransi, pendidikan, kesehatan (post-COVID Society), dan ketenagakerjaan. (ant)