Profil KH Anwar Zahid, Hafidz Quran yang Berdakwah di Hongkong hingga Korea
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sosok KH Anwar Zahid sepertinya tidak asing lagi di telinga masyarakat Nahdlatul Ulama (NU), terkhusus yang ada di Jawa Timur. Pria yang biasa disapa Abah Anza ini merupakan pengasuh pesantren Sabilunnajah, Bojonegoro yang aktif berdakwah dari majelis ke majelis yang ada dalam dan luar negeri.
Bahkan, Kementerian Agama (Kemenag) pada 2022 menempatkan Abah Anza sebagai dai terpopuler KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), Prof Dr Muhammad Quraish Shihab, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Ustadz Das’ad Latif.
Tak hanya itu, pengajian Abah Anza juga tidak pernah sepi dari jemaah, termasuk pengajian online yang selalu diikuti ribuan pengguna internet. Gaya ceramah Abah Anza dinilai mudah dipahami sehingga masyarakat tidak bosan menyimaknya.
Atas kepopulerannya itu, masyarakat semakin penasaran seperti apa sosok Abah Anza. Berikut ulasan tentang KH Anwar Zahid yang dikutip dari berbagai sumber pada Kamis (30/1/2025).
KH Anwar Zahid memiliki nama lengkap Ahmad Anwar Zahid. Dia lahir di Bojonegoro, 11 Maret 1974. Selain pandai berdakwah, Abah Anza juga penghafal al-Qur’an.
Abah Anza menghabiskan masa kecil dengan bersekolah di kawasan pondok pesantren, seperti Ponpes At Tanwir. Abah Anza pernah nyantri di Pondok Pesantren Langitan, Tuban. Kemudian mengenyam pendidikan Al Quran di Pesantren Talimul Quranil Adzim (APTQ), Bungah, Gresik.
















