Presiden Minta Masjid Dikelola Profesional, Moderat dan Berdaya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Kesejahteraan Masjid Kementerian Agama (Kemenag) di Istana Negara, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Jokowi dengan didampingi Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua MUI KH Anwar Iskandar dan Ketua BKM Kamarudin Amin, menabuh gong tanda dimulainya kegiatan Rakernas BKM tersebut. Kegiatan Rakernas BKM akan digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat/8-10 November 2023 di Asrama Haji Pondok, Gede, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, ada sekitar 17 ribu lebih masjid yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Karena itu, potensi kebermanfaatan BKM sangatlah besar, bagi umat dan bangsa. Melalui BKM, Jokowi berharap, rumah ibadah atau masjid di Indonesia bisa dikelola dengan profesional, moderat dan berdaya.
“Kita harapkan melalui peran BKM, rumah-rumah ibadah ini dapat dikelola secara profesional, moderat dan berdaya maslahat bagi umat,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki rumah ibadah yang sangat beragam tipe.
Dimulai dari masjid negara, masjid istiqlal atau masjid raya di tingkat provinsi, masjid agung di level kabupaten/kota, masjid besar di kecamatan hingga jami di desa-desa.
Menaq menerangkan, berdasarkan data sistem informasi masjid yang dimiliki Kemenag, saat ini ada 663.729 musholla di Indonesia. - tersebut, kat , memiliki posisi yang sentral dalam memberikan informasi keagamaan sekaligus membentuk paham keagamaan masyarakat dan menyatukan umat.















