Kabar Duka, Mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting di bidang ekonomi dan pendidikan. Kwik Kian Gie, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, wafat pada usia 90 tahun.
Kabar duka ini mencuat setelah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengunggah pernyataan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya. "Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka," tulis Sandiaga Uno dikutip dari akun Instargam pribadinya @sandiuno, Selasa (29/7/2025).
Profil, Latar Belakang Pendidikan dan Karier Awal Kwik
Melansir Institute Kwik Kian Gie, Kwik lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada tahun 1935. Setelah lulus SMA, ia sempat menempuh pendidikan persiapan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama satu tahun. Selanjutnya, pada 1956, ia melanjutkan studi ke Nederlandsche Economische Hogeschool Rotterdam (yang kini dikenal sebagai Erasmus Universiteit Rotterdam) dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1963.
Perguruan tinggi ini juga menjadi almamater sejumlah tokoh penting Indonesia, seperti Wakil Presiden pertama Mohammad Hatta, serta para ekonom dan pejabat tinggi negara seperti Sumitro Djojohadikusumo, Radius Prawiro, dan Arifin Siregar.
Semangat pengabdiannya sudah terlihat sejak masa remaja. Dalam sebuah wawancara, Kwik menyatakan bahwa dirinya sejak duduk di bangku SMA sudah memiliki tekad untuk menjalani hidup yang berarti melalui kontribusi nyata kepada masyarakat. Ia percaya bahwa hidupnya hanya bernilai jika memberi manfaat untuk orang banyak—baik melalui pendidikan maupun kiprah dalam pemerintahan.
















