Waspada Hujan Meluas saat Natal 2025, BMKG: Seruakan Dingin Asia Meningkat
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya lonjakan signifikan Indeks Cold Surge (seruakan dingin) dalam sepekan terakhir. Fenomena ini menandakan semakin kuatnya aliran udara dingin dari daratan Asia yang bergerak menuju wilayah Indonesia.
Menurut BMKG sebagaimana dilansir dari laman resminya, dampaknya dari hal tersebut adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mulai meluas, terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia, seiring menguatnya angin Monsun Asia.
Selain faktor tersebut, kemunculan Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia barat daya Jawa Barat turut memberi pengaruh tidak langsung terhadap kondisi cuaca. Dalam tiga hari terakhir, sistem ini memicu hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, meliputi Lampung, Banten, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta.
BMKG memprakirakan bahwa hingga sepekan ke depan, cuaca Indonesia akan sangat dipengaruhi oleh interaksi fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal. Pada skala global–regional, terpantau adanya selisih tekanan udara lebih dari 10 hPa antara Gushi dan Hongkong pada 21 Desember 2025. Kondisi ini menjadi indikator kuat terjadinya perambatan seruakan dingin dari Asia menuju Indonesia, yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sebagian besar wilayah Tanah Air.
Fenomena tersebut diprediksi masih akan berlangsung dan menguat pada periode Natal 2025, sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.















