Anggota KPU RI Idham Holik angkat bicara terkait melonjaknya perolehan suara PSI pada Pemilu 2024. Foto: KPU
JAKARTA, (ERAKINI) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan melonjaknya perolehan suara PSI pada Pemilu 2024 di Sirekap (sistem informasi rekapitulasi) bukan patokan. Perolehan suara PSI secara tiba-tiba naik mencapai 3,13%, sebagaimana tertera dalam laman https://pemilu2024..go.id.
Anggota KPU RI Idham Holik mengatakan, data perolehan suara yang terdapat dalam foto dokumen Formulir Model C.Hasil Plano adalah sumber atau rujukan utama. Sebab, data itu perolehan suara yang ditulis langsung oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang disaksikan langsung oleh saksi peserta pemilu dan pengawas TPS, serta dipantau langsung oleh pemantau terdaftar.
"Siapapun bisa berkomentar di dalam negara demokrasi. Siapapun bisa berkomentar, komentar yang baik adalah komentar yang dilandasi pada fakta ataupun data," ujar Idham kepada wartawan di Gedung KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/2/2024).
Idham menjelaskan, data perolehan suara partai politik di Sirekap dapat diverifikasi langsung oleh setiap pengaksesnya. Sebab Sirekap menampilkan foto formulir model C.Hasil Plano.
"Sampai saat ini sudah ada 65,81 persen TPS untuk Pemilu Anggota DPR yang datanya diunggah ke Sirekap. Data tersebut menampilkan foto formulir Model C.Hasil Plano yang dapat dicek atau diverifikasi," bebernya.
Idham pun menegaskan KPU belum melaksanakan rekapitulasi nasional untuk suara dalam negeri. KPU baru melakukan rekapitulasi nasional untuk suara luar negeri.
"Hasil resmi perolehan suara peserta pemilu berdasarkan rekapitulasi berjenjang dimulai dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), KPU kabupaten/kota, KPU provinsi sampai dengan KPU RI," kata dia.
Sebelumnya, pengguna akun media sosial X, @overgassedmk12, mencuit soal perbedaan suara PSI di Sirekap dan foto dokumen formulir Model C.Hasil Plano, pada Sabtu (2/3/2024), pukul 16.11 WIB.
"Karena banyak yang nemu kejanggalan suara PSI, akhirnya aku nyoba nyari sendiri di sekitaran Daerah Istimewa Yogyakarta. TPS 020 Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, D.I.Y Web KPU: 31 C Hasil: 5," tulisnya.
Cuitan tersebut hingga Minggu pukul 16.40 WIB telah disukai 11 ribu akun, dikutip 5 ribu akun, dan mencapai impresi sebanyak 892,3 ribu tayangan.