Ratas PBNU, Gus Yahya Dorong Gerakan Peningkatan Ketahanan Sosial
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar rapat terbatas pada Senin (6/4/2026) untuk merumuskan langkah konkret menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Salah satu fokus adala peningkatan ketahanan sosial masyarakat
Rapat ini diikuti sejumlah lembaga, antara lain Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), serta Tim Digital.
Dalam rapat tersebut, Gus Yahya menyampaikan pengembangan model gerakan peningkatan ketahanan sosial melalui sejumlah elemen.
Pertama, transformasi pemanfaatan energi. Ia menekankan agar penggunaan energi dapat dilakukan lebih hemat dengan harga lebih terjangkau dan lebih mudah diakses, terutama oleh rumah tangga. Hal tersebut bisa diupayakan melalui sumber-sumber energi alternatif.
"Harus ada transformasi dalam memanfaatkan energi agar penggunaannya lebih hemat sekaligus terjangkau, baik harganya maupun aksesibilitasnya," ujarnya.
Kedua, Gus Yahya mendorong pengembangan jejaring pengamanan sosial ekonomi melalui konsolidasi tasharruf (penyaluran dan pemanfaatan) LAZISNU secara nasional serta penataan gerakan koin NU agar lebih diarahkan ke model ta’aawun ijtima’i (gotong royong masyarakat akar rumput).















