Profil Nuroji, Anak Buah Prabowo yang Disanksi MKD DPR RI karena Tidak Bangga Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia
Thomas Pulungan






Perkataan Nuroji dianggap mengandung unsur diskriminatif terhadap ras dan etnis saat rapat kerja (raker) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) beberapa waktu lalu.
Ketua MKD DPR RI, Nazarudin Dek Gam, mengungkapkan Nuroji terbukti melanggar kode etik DPR RI berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh Yayan Setiadi, seorang pelajar/mahasiswa, yang menilai pernyataan Nuroji mengandung unsur diskriminatif.
Pengaduan ini mengacu pada Pasal 281 ayat (2) UUD 1945 yang menjamin setiap orang bebas dari perlakuan diskriminatif berdasarkan ras, etnis, atau latar belakang lainnya.
"Berdasarkan pertimbangan hukum dan etika Makamah Kehormatan Dewan memutuskan bahwa teradu yang terhormat Insinyur Haji Nuroji, nomor anggota A-98 dari Fraksi Partai Gerindra, terbukti melanggar kode etik DPR dan diberikan sanksi ringan, berupa teguran tertulis, sanksinya teguran tertulis," ujar Nasaruddin seusai sidang putusan dugaan pelanggaran kode etik Nuroji di ruangan MKD DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2024).
Nuroji menggunakan diksi yang dinilai menyiratkan rasa ketidakpuasan terhadap kemenangan Timnas Indonesia, yang sebagian besar pemainnya merupakan hasil naturalisasi.
Pernyataan tersebut dianggap mencoba membedakan antara pemain asli Indonesia dan pemain yang dinaturalisasi, dengan menyebutkan adanya perasaan "tidak terlalu bangga" terhadap kemenangan tim yang dinilai sebagai campuran antara pemain lokal dan naturalisasi.
Nuroji, yang hadir langsung dalam sidang MKD menerima keputusan tersebut. Nuroji juga mengakui kesalahannya dan merasa menyesal atas penggunaan narasi yang tidak tepat tersebut.
Lantas siapa sosok Nuroji? Berikur profilnya. Nuroji merupakan politisi senior Partai Gerindra. Dikutip dari lama resmi Gerindra, Nuroji terpilih menjadi anggota DPR-RI selama empat periode berturut-turut, sejak tahun 2009 hingga 2024 mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI.
Pada periode kedua ia bertugas di Komisi X membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, Perpustakaan sebagai Wakil Ketua. Pada periode ketiga Nuroji sempat duduk di komisi IX, lalu pindah lagi ke komisi X. Pada periode keempat ini ia Kembali duduk di Komisi X.
Nuroji yang lahir di Depok, 9 September 1962, memiliki pengalaman panjang dalam organisasi. Ia sudah aktif di Karang Taruna sejak 1980. Ia lalu terlibat dalam perguruan pencak silat periode 1980-1984.
Ia mengawali karier politiknya sebagai kader PDI peridoe 1980-1987. Pada tahun 1997 Nuroji mundur dari PDI dan menjalani karir di bidang jurnalisme. la bergabung dengan majalah mingguan Tempo, kemudian ikut mendirikan Majalah Gatra dan Majalah Gamma.
Setelah tahun 2000, Nuroji berhenti dari dunia jurnalisme dan mencoba merintis karir di bidang usaha. Karena tidak sukses sebagai pengusaha, pada tahun 2006 ia kembali lagi ke dunia jurnalime dengan bergabung di harian Jurnal Nasional dan Harian Warta Kota.
Pada tahun 2007, Nuroji diminta oleh Fadli Zon, yang pada saat itu merupakan Sekretaris Jendral dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dengan Ketua Umumnya Prabowo Subianto, untuk membidani majalah Tani Merdeka.
HKTI perlahan menjelma menjadi embrio dari Partai Gerindra. Pada tahun 2008, bersama dengan tokoh tokoh lainya dan beberapa awak media Tani Merdeka, ia ikut mendirikan Gerindra. Saat itu Nuroji menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum di DPP Partai Gerindra.
Riwayat Pendidikan:
- SD Negeri Ciganjur (1973)
- SMP Negeri 41 Ciganjur (1976)
- SMA Negeri 28 Ciganjur (1981)
- S1 Teknologi Industri Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) (1984).
- S2 STIE-ISM (2014)
Riwayat Karier:
- Direktur PT Mantarena Indonesia (2008- Sekarang)
- Manager Radio Ramaloka Serang (2007-2009
- Manager Majalah Tani Merdeka HKTI (2007-2009)
- Direktur PT Bina Cipta Kawan Sejahtera (2006-2007)
- Sirkulasi, Koran Jurnal Nasional (2006)
- Direktur PT Mantarena Abadi (2000-2006)
- Wakil Direktur Majalah GAMMA (1998-2000)
- Manager Majalah GATRA (1994-1998)
- Manager Majalah TEMPO (1985-1994)
Riwayat Organisasi:
- Wakil Sekjen Partai Gerindra (2021-Sekarang)
- Wakil Bendahara Umum Partai Gerindra (2008-2021)
- Dewan Pembina, Persatuan Artis Komedi Depok (2017-sekarang)
- Dewan Pembina, Lembaga Pengembangan Pelestarian Seni Tradisi BETAWI NGUMPUL (2012-Sekarang)
Dewan Pembina, Perkumpulan Lenong Depok Betawi Ngumpul (2012-Sekarang)
- Dewan Pembina, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (2013-Sekarang)
- Dewan Pakar Kumpulan Orang-Orang Depok/KOOD (2018-Sekarang)
- Dewan Pembina Nuroji Center (2013-Sekarang)
- Ketua Dewan Kesenian Depok (2016-2021)
- Dewan Pembina Paguyuban Betawi Ngumpul (2012-Sekarang)
- Dewan Pembina Lembaga Kebudayaan Depok (2022-Sekarang)
- Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Kota Depok (2008-Sekarang)
- Anggota Perguruan Pencak Silat Setia Hati Teratai (1980-1984).

