Kemenag Siapkan Rp10,1 Triliun untuk Sertifikasi Guru di 2026
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan anggaran sebesar Rp10,1 triliun untuk mendukung program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada 2026. Program ini ditujukan bagi guru madrasah serta guru pendidikan agama di sekolah.
Menteri Agama (Menag) Prof Nasaruddin Umar menyampaikan, peningkatan jumlah guru yang mengikuti PPG dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif. Pada 2025, tercatat 206.411 guru mengikuti PPG. Jumlah ini melonjak hampir 700 persen dibandingkan 2024 yang hanya 29.933 guru.
“(Anggaran PPG) Rp10,1 triliun di 2026,” ujar Nasaruddin usai membuka pembelajaran PPG Gelombang 3 di Gedung Harun Nasution Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (3/9/2025).
Selain guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah, program ini juga menyasar guru lintas agama. Pada 2025, peserta PPG terdiri dari 10.848 guru Pendidikan Agama Kristen, 5.558 guru Katolik, 3.771 guru Hindu, 530 guru Buddha, dan 94.736 guru madrasah.
Menag menekankan bahwa PPG tidak boleh dipandang sebatas formalitas untuk mendapatkan sertifikasi. Menurutnya, PPG harus menjadi ruang transformasi menuju profesionalisme guru.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan agama. Dengan sertifikasi ini, kami berharap para guru makin berintegritas, profesional, dan jadi teladan generasi bangsa,” ucap Nasaruddin.

















