Kopassus merupakan pasukan elite TNI AD. Sebagai satuan elite, perwira tinggi TNI yang pernah menduduki posisi Danjen Kopassus memiliki karier yang cukup mentereng. Foto: Ilustrasi/Kopassus
JAKARTA, (ERAKINI) - Kopassus (Komando Pasukan Khusus) merupakan pasukan elite TNI Angkatan Darat (AD). Pasukan khusus ini dipimpin seorang kemandan yang sejak tahun 1995 berpangkat Mayjen atau Bintang 2.
pasukan Kopassus merupakan prajurit yang mampu menguasai berbagai macam taktik dan teknik ilmu perang khusus, mahir, serta andal dan bergerak secara cepat di berbagai medan. Baik itu medan darat, laut, dan udara. Tak salah jika Kopassus tidak hanya ditakuti di dalam negeri, tapi juga disegani di mancanegara.
Pimpinan satuan ini disebut Komandan Jenderal atau DanjenKopassus. Sejak berdiri 16 April 1952, satuan Kopassus telah dipimpin 37 Danjen. Terbaru adalah Mayjen TNI Djon Afriandi.
Sebagai satuan elite, tentu saja perwira tinggi TNI yang pernah menduduki posisi DanjenKopassus memiliki karier yang mentereng. Tak heran bila DanjenKopassus umumnya langsung naik memimpin Komando Daerah Militer (Kodam). Menjabat Panglima Kodam (Pangdam), bisa dipastikan peluang karier perwira TNI semakin melejit.
Sarwo Edhie Wibowo menjadi DanjenKopassus periode 1964-1967 saat masih berpangkat Kolonel. Namun pangkat terakhirnya adalah Jenderal TNI (HOR) Bintang 4.
Sarwo Edhie Wibowo adalah ayah dari Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono), istri dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan juga ayah dari mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo.
Sarwo Edhie pernah menjabat Komandan RPKAD (1964-1967), Pangdam II/Bukit Barisan (1967-1968), Pangdam XVII/Tjenderawasih (1968-1970), dan Gubernur AKABRI (1970-1974).
Brigjen Widjojo Soejono menjabat DanjenKopassus periode 1967-1971. Pangkat terakhirnya adalah Jenderal TNI (HOR) Bintang 4. Selama keriernya di TNI, Widjojo Soejono pernah menjabat Pangdam XIII/Merdeka (1970-1971), Pangdam VIII/Brawijaya (1971-1975), Panglima Kowilhan III Sulawesi-Kalimantan (1975-1978), Panglima Kowilhan II Jawa, Nusra, dan Timor Timur (1978-1980), dan Kepala Staf Kopkamtib (1980-1982).
Selama keriernya Wismoyo Arismunandar pernah menjabat Kasdam IX/Udayana (1985-1987), Pangdam VIII/Trikora (1987-1988), Pangdam IV/Diponegoro (1988-1990), Pangkostrad (1990-1993), dan KSAD (1993-1995).
Setelah pensiun, ia dikenal sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang mengantarkan Indonesia menjadi Juara Umum SEA Games 1997 di Jakarta.
Brigjen TNI Agum Gumelar menjabat DanjenKopassus periode 1993- 1994. Pangkat terakhirnya adalah Jenderal TNI (HOR) Bintang 4. Di TNI ia pernah menjabat Kesdam I/Bukit Barisan (1994-1996), Pangdam VII/Wirabuana (1996-1998).
Agum Gumelar juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting, seperti Ketua Umum KONI Pusat (2003-2007), Menteri Perhubungan (2001-2004), Menteri Koordinator Politik, Sosial dan Keamanan (2001), Ketua Umum PSSI (1999–2003), Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi (2000–2001), Menteri Perhubungan (1999–2000),
Gubernur Lemhannas (1998-1999), Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) di era Presiden Jokowi.
Brigjen TNI Subagyo HS menjabat DanjenKopassus periode 1994-1995. Pangkat terakhirnya adalah Jenderal TNI Bintang 4.
Subagyo HS pernah menjabat Pangdam IV/Diponegoro (1995-1997), Wakil KSAD (1997-1998), dan KSAD periode 1998-1999. Bahkan ia satu-satunya KSAD yang pernah menjabat dengan tiga Presiden Indonesia yang berbeda. Jabatan terakhirnya adalah Anggota Wantimpres (2015—2019).
Mayjen TNI Prabowo Subianto menjabat DanjenKopassus periode 1995-1998. Setelah menjabat DanjenKopassus, Prabowo diangkat menjadi Pangkostrad pada 20 Maret 1998. Namun setuasi politik tahun 1998 membuat karier militer tidak berjalan mulus. Ia keluar dari militer dengan pangkat terakhir Letjen atau Bintang 3.
Namun di luar militer, Prabowo melanjutkan karier di dunia politik dan terbilang sukses bersama Partai Gerindra. Saat ini Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dan, setelah dua kali gagal di Pilpres, pada Pemilu 2024 ini Prabowo kemungkinan besar terpilih menjadi Presiden periode 2024-2029.
Jika resmi terpilih menjadi Presiden, itu artinya Prabowo akan menjadi Panglima Tertinggi TNI, walaupun dengan pangkat terakhir Letjen.
7. Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo
Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo menjabat DanjenKopassus periode 2008-2009. Pangkat terakhirnya adalah Jenderal TNI Bintang 4.
Pramono Edhie merupakan ipar dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Semasa aktif, Pramono Edhie pernah menjabat Pangdam III/Siliwangi (2009-2010), Pangkostrad (2010-2011), dan KSAD (2011-2013).
Selain nama-nama tersebut, saat ini terdapat sejumlah mantan DanjenKopassus yang masih aktif sehingga memiliki peluang menapak karier yang lebih tinggi.
Mereka adalah Letjen TNI Eko Margiyono yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Lemhanas, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa (Waka BIN), Mayjen TNI Mohamad Hasan (Pangdam Jaya), dan Letjen TNI Teguh Muji Angkasa (Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat).