Partai Golkar 'Digoyang' Munaslub, Posisi Airlangga Terancam?
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Menjelang deklarasi dukungan untuk calon presiden 2024, Partai Golkar digoyang Musyawarah Luar Biasa (Munaslub). Agenda partai yang bersifat darurat ini dinilai sebagai upaya mengalihkan dukungan Partai Golkar yang semakin menguat ditunjukan kepada salah satu bakal capres tertentu, sekaligus untuk mengganti posisi ketua umum yang saat ini dijabat oleh Airlangga Hartarto.
Kabar ini mencuat setelah Dewan Pakar Partai Golkar menggelar rapat internal di kediaman Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Minggu (8/7/2023) dan diperkuat oleh pernyataan salah seorang anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam.
Ridwan Hisjam menuturkan, salah satu materi yang dibahas dalam rapat internal Dewan Pakar Partai Golkar itu ialah terkait keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar Tahun 2019 yang memutuskan Airlangga Hartarto sebagai bakal capres usungan Partai Golkar.
"Jadi, munaslub dalam rangka mengubah keputusan bahwa Airlangga bukan calon presiden, bisa calon lain kan. Apakah yang lainnya, saya enggak sebut nama. Nah, itu bisa juga," kata Ridwan, kemarin.
Ia menambahkan, tak menutup kemungkinan peluang munaslub untuk mencopot Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
"Karena munaslub, maka pergantian ketua umum bisa mengarah ke sana, tergantung pemilik suara," ujarnya.
















