Rais 'Aam PBNU: Masjid di Zaman Rasul Menjadi Sumber Kekuatan Islam
Abdul Rahman Ahdori
SURABAYA, (ERAKINI) - Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar memberikan apresiasi terhadap Pelatihan Manajemen Transformasi Kemasjidan yang diadakan oleh Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur.
Menurutnya, masjid di zaman Rasulullah SAW merupakan sumber kekuatan Islam yang memiliki peran strategis dalam perkembangan agama.
"Masjid adalah sumber kekuatan, sumber risalah Rasulullah, tempat tujuan hijrah, dan tempat berangkatnya Isra Mikraj. Karena itu, saya yakin Islam akan berkembang melalui masjid," ujarnya dalam keterangan yang disampaikan di Surabaya pada Minggu (1/9/2024).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya di hadapan 300 peserta Silaturrahmi Nasional LTM dan Pelatihan yang melibatkan 31 kabupaten/kota di Jawa Timur. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, DR A Sruji Bahtiar MPdI, serta jajaran PBNU pada Sabtu (31/8/2024).
Dalam kesempatan itu, Kiai Miftah mengutip sebuah hadits Rasulullah yang menyatakan, “Jika Allah mencintai hamba-Nya, maka Dia jadikan hamba tersebut sebagai pengurus/takmir masjid.” Menurutnya, Rasulullah SAW sendiri mengemban risalah Islamiyah melalui perjuangan yang dimulai dari , karena adalah sumber kekuatan . Ia menekankan bahwa kekuatan dan kelemahan juga dapat dilihat dari kondisi .















