Ilustrasi - BMKG menyampaikan, 6 wilayah RI termasuk kawasan Jawa Tengah (Jateng) diimbau siaga hujan lebat pada periode 11-14 Agustus 2025. (Foto: Pixabay).
Hal itu disampaikan oleh BMKG melalui siaran resminya dalam prospek cuaca mingguan 8-14 Agustus 2025. “Hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut: siaga hujan lebat di wilayah Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan dan Papua Selatan,” kata BMKG dilansir Erakini dari laman resminya, Jumat (8/8/2025).
Menurut BMKG, cuaca di Indonesia umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun demikian, BMKG mengimbau masyararakat perlu mewaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah dan Papua.
Selain itu, lanjut BMKG, angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi, NTT, NTB dan Papua Selatan.
“Prospek di atas merupakan kondisi secara umum. Untuk informasi cuaca lebih detail dapat diakses melalui website BMKG, aplikasi mobile infoBMKG dan sosial media @infoBMKG,” katanya.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu kedepan, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, seperti hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir. Kemudian, menjauhi wilayah terbuka ketika terjadi hujan yang disertai petir, serta menjauhi pohon, bangunan dan infrastruktur yang sudah rapuh ketika terjadi hujan yang disertai angin kencang.
“Waspada akan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan, gunakan masker bilamana diperlukan, hindari area terbuka dan dekat dengan titik api Siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, yang dapat terjadi kapan saja. Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web http://www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG,” katanya.