Salah satu jenis pendidikan Akmil. Lulus Akmil langsung berpangkat Letnan Dua (Letda) dan memiliki kompetensi dasar setingkat komandan peleton. Foto: Ilustrasi/Akmil/Dok
JAKARTA, (ERAKINI) - Pendaftaran penerimaan calon Taruna/Taruni Akmil tahun 2024 secara online sudah ditutup sejak 2 Januari 2024. Kini pendaftar tinggal menunggu pengumuman selanjutnya. Lantas belajar apa saja di Akmil jika diterima?
Akademi Militer (Akmil) merupakan badan pelaksana pusat pendidikan pertama perwira Angkatan Darat tingkat akademik yang berada di Magelang, Jawa Tengah. Akmil sebagai Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabes TNI AD, berkedudukan langsung di bawah KSAD. Akmil juga salah satu sekolah kedinasan milik Pemerintah RI yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan.
Pendidikan Akmil berlangsung selama empat tahun. Lulusan Akmil langsung berpangkat Letnan Dua (Letda) sesuai dengan korps atau kecabangan masing-masing. Lulusan Akmil memiliki kompetensi dasar jabatan golongan VIII atau setingkat komandan peleton. Untuk gelar, lulusan Akmil menyandang Sarjana Terapan Pertahanan atau S.Tr.
Mengutip laman resmi Akmil, Minggu (4/2/2024), saat ini terdapat lima program studi (prodi) yang tersedia di Akmil Magelang, yakni:
1. Teknik Sipil Pertahanan
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka Lembaga Akademi Militer berdasarkan surat Menteri Pendidikan Nomor : 1678/O/2010 tanggal 29 Desember 2010 tentang izin menyelenggarakan program studi Akademi Militer Magelang mengoperasionalkan Program Studi Teknik Sipil Pertahanan.
Prodi Teknik Sipil Pertahanan saat ini berakreditasi A dari BAN-PT. Berdasarkan Peraturan Kasad Nomor 26 Tahun 2019 tertanggal 26 Desember 2019, Program Studi Teknik Sipil Pertahanan berada di bawah naungan Koordinator Dosen (Kordos) Akademi Militer, sebuah unsur pelaksana Akmil yang diawaki oleh beberapa Dosen Teknik Sipil yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya dalam menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar kepada para Taruna Akmil.
Pada penyelenggaraan pendidikan, para taruna melaksanakan sistem Tri Pola Dasar Pendidikan yang meliputi pembentukan sikap dan perilaku, akademik, dan jasmani, serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana tuntutan Dikti kepada perguruan tinggi pada umumnya di Indonesia.
Taruna yang terpilih menjadi mahasiswa Prodi Teknik Sipil Pertahanan adalah taruna yang pada awal semester lulus tes psikologi masuk dalam korps kecabangan Zeni. Di dalam prodi Teknik Spil Pertahanan nantinya akan dididik agar Taruna mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di satuan.
Lulusan Prodi Teknik Sipil Pertahanan otomatis langsung bekerja di satuan-satuan jajaran korps kecabangan TNI-AD, sehingga tidak ada waktu tunggu alias menganggur.
2. Teknik Elektro Pertahanan
Prodi Teknik Elektronika Pertahanan hadir untuk menghasilkan lulusan Perwira TNI AD yang andal di bidang Ilmu Kemiliteran dan Teknik Elektronika Pertahanan.
Teknik Elektronika Pertahanan memberikan pendidikan tinggi berkualitas untuk mempersiapkan lulusan dapat menjawab panggilan tugas di militer dan dunia elektronika pertahanan. Mereka bukan hanya mahir dalam aspek teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berjiwa Sapta Marga.
3. Teknik Mesin Pertahanan Akmil mempunyai tugas pokok untuk membentuk taruna menjadi Perwira TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Saptamarga, pengetahuan dan keterampilan dasar golongan Perwira, berkualifikasi Akademis Program Diploma IV Pertahanan serta jasmani yang Samapta.
Berdasarkan Peraturan KSAD Nomor Kep 288 Tahun 2023 tertanggal 30 Mei 2023, Program Studi Teknik Mesin Pertahanan juga berada di bawah naungan Koordinator Dosen (Kordos) Akademi Militer.
Taruna yang terpilih menjadi mahasiswa Prodi Teknik Mesin Pertahanan adalah Taruna yang pada awal semester lulus test psikologi masuk dalam Korps kecabangan Penerbang. Prodi Teknik Mesin Pertahanan menddidik taruna agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di satuan.
Potensi akademik yang baik merupakan salah satu faktor yang dapat mengantar kelulusan tepat waktu dalam kurun waktu empat tahun. Lulusan Prodi Teknik Mesin Pertahanan otomatis langsung bekerja di satuan-satuan jajaran Korps Kecabangan Penerbang TNI-AD.
4. Administrasi Pertahanan
Prodi Administrasi Pertahanan merupakan salah satu Program Studi yang berada di lembaga pendidikan Akademi Militer dan memiliki izin pendirian operasi yang telah ditetapkan pada 9 Desember 2010 melalui surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 245/O/D/2010. Prodi Administrasi Pertahanan saat ini berakreditasi A berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 5122/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/STr/XII/2023.
Prodi Administrasi Pertahanan merupakan wadah untuk mendidik calon Perwira TNI AD bantuan administrai (Banmin) yang terdiri dari lima Korps, yaitu Korps Ajudan Jenderal (CAJ), Korps Perbekalan dan Angkutan (CBA), Korps Polisi Militer (CPM), Korps Keuangan (CKU) dan Korps Hukum (CHK). Dalam setiap tahunnya, jumlah dan penetapan Korps Prodi ditentukan berdasarkan kebutuhan TNI AD.
5. Manajemen Pertahanan
Prodi Manajemen Pertahanan menyelenggarakan pendidikan pada jenjang studi Sarjana Terapan (D4) yang bertujuan untuk menghasilkan taruna yang berkualitas dengan memiliki kompetensi dalam bidang kemiliteran dan manajemen pertahanan. Dengan akreditasi Unggul yang diperoleh dari BAN-PT, kualitas pembelajaran program studi ini tidak diragukan lagi ya.
Prodi Manajemen Pertahanan hadir untuk menghasilkan lulusan perwira TNI AD yang adaptif, profesional, modern dan tangguh, serta berkarakter dan berjiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Prodi Manajemen Pertahanan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan dalam bidang militer yang bermanfaat bagi kepentingan TNI AD dan TNI pada umumnya.