Suku Baduy Temui Pramono-Rano, Titip Pesan Pelestarian Alam
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebanyak 30 perwakilan masyarakat Suku Baduy dari Banten melakukan kunjungan ke Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/5/2025). Mereka bertemu Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya, Rano Karno untuk menyampaikan pesan penting yakni menjaga kelestarian alam.
Kedatangan delegasi yang dipimpin oleh Ketua Adat Pemerintahan Baduy, Jaro Oom, ini bertujuan mempererat hubungan serta mendorong kerja sama pelestarian lingkungan antara masyarakat Baduy dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Kami datang membawa amanat dari para dewan adat. Kami ingin mengajak Jakarta untuk turut menjaga lingkungan, sebagaimana kami menjaga alam di tanah Baduy,” ujar Jaro Oom seperti dikutip dari situs Pemprov Jakarta, Minggu (11/5/2025).
Dalam pertemuan itu, Jaro juga menyerahkan Golok Sulangkar—sebuah simbol kehormatan dan persaudaraan—kepada Gubernur Pramono.
Menanggapi kunjungan tersebut, Pramono menyampaikan apresiasinya dan menegaskan bahwa pelestarian lingkungan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.
“Permintaan untuk menjaga alam sejalan dengan program kami. Kami melakukan berbagai upaya, seperti normalisasi sungai, pengerukan, dan penanganan polusi. Kami juga menjaga taman-taman kota sebagai ruang hijau,” kata Pramono.
Pramono juga menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah, mengingat kondisi Jakarta kerap dipengaruhi oleh ekosistem wilayah hulu.

















