Ketum PP Pagar Nusa NU Nabil Haroen (Foto: PP Pagar Nusa)
KAIRO (ERAKINI) - Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Pagar NusaMesir mengesahkan anggota baru angkatan ke-3 di Aula KAHHA PCINUMesir di Kairo, Sabtu (19/10/2024). Kegiatan tersebut dihadiri tokoh KH Ainurrofiq dan ketua umum Pimpinan Pusat , Nabil Haroen secara virtual dari Indonesia.
Dalam arahannya, Nabil Haroen atau biasa disapa Gus Nabil meminta para anggota baru agar dapat menjaga dan mengamalkan nilai luhurPagar Nusa.
“Kalian adalah generasi penerus yang berani menapaki jejak para pejuang pendahulu. Tidak hanya menguasai jurus-jurus pencak silat, tetapi juga menyerap kekuatan spiritual yang diwariskan para wali dan ulama," katanya usai membaiat para anggota baruMesir.
Lebih lanjut, Gus Nabil menyampaikan soal peran strategis diaspora Indonesia, khususnya anggota Pagar NusaMesir. Menurut dia, menjadi anggota Pagar Nusa di luar negeri bukanlah hal mudah, mengingat tantangan yang lebih kompleks.
“Kalian berada di garis depan, jauh dari tanah air, dan harus mampu menjadi duta besar bangsa dan Pagar Nusa. Selain unggul dalam studi di Al Azhar, kalian juga harus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman di kancah internasional,” tuturnya.
Eks anggota DPR RI itu menegaskan bahwa pendekar Pagar Nusa adalah benteng penjaga kehormatan agama, bangsa, dan negara. Karena itu, setiap latihan dan perjuangan merupakan bagian dari misi mulia dalam mempertahankan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri organisasi.
Ia juga berpesan agar semangat perjuangan Pagar Nusa tetap hidup dalam diri setiap anggota, meski berada jauh dari tanah air.
“Kalian telah memilih jalan ksatria yang penuh tantangan dan pengorbanan, tetapi jalan ini juga penuh dengan kehormatan. Jadilah pendekar sejati yang kuat fisik, teguh hati, cerdas, dan bijaksana,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, tokoh NU KH Ainurrofiq memberikan ijazah wirid sebagai modal pembinaan ruhani bagi para anggota yang baru saja bergabung. Dia juga menekankan pentingnya membangun landasan spiritual bagi setiap pendekar Pagar Nusa agar tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendekar Pagar Nusa tidak boleh hanya tanggung secara fisik tapi juga spiritual,” pungkasnya.
Diketahui, acara diakhiri dengan pembacaan ikrar dan penyerahan atribut resmi Pagar Nusa kepada anggota baru yang telah dibaiat. Dengan pengesahan ini, PCIPagar NusaMesir diharapkan semakin berperan dalam melestarikan tradisi pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia, sekaligus memperkuat posisi bangsa di tingkat internasional melalui kader-kader diaspora yang tangguh dan berintegritas.