Dipimpin Pengasuh Ponpes Raudhatut Thalibin Rembang, Ribuan Santri Gelar Istigasah Kawal Sidang Gus Yaqut
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Suasana penuh kekhusyukan mewarnai pelataran gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, di sela-sela persidangan kasus kuota haji tambahan 2024 dengan terdakwa eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), Selasa (20/10/2026).
Ribuan pendukung yang terdiri atas para kiai, bu nyai, santri hingga kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar aksi doa bersama dan istigasah. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Salatiga, Rembang, Pemalang, Tegal, Brebes, Cirebon dan Banten.
Aksi doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh KH M Syarofuddin Ismail Qoimaz, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin Rembang, Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa pendukung yang mengenakan pakaian putih-putih, sarung, dan peci hitam duduk bersila secara rapi memadati pelataran gedung. Momen haru dan khusyuk terasa saat gema selawat Shalawat Asyghil serta lantunan amin mengudara mengetuk keadilan.
Mbah Syarof—sapaan akrab KH M Syarofuddin Ismail Qoimaz—tampak memimpin doa dengan diiringi amini khusyuk dari ribuan jamaah yang hadir. Doa bersama ini ditujukan agar proses persidangan berjalan secara jujur, adil, transparan, serta memberikan keadilan sejati bagi mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut).
"Kami hadir secara ikhlas untuk mengetuk pintu langit. Kami berdoa agar majelis hakim diberikan keteguhan hati dan ketelitian dalam memutus perkara ini berdasarkan fakta kebenaran yang sebenarnya," ujar salah satu perwakilan jamaah di lokasi.
Aksi doa bersama dan pengawalan sidang ini berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga persidangan selesai. Kehadiran ribuan simpatisan lintas daerah ini menjadi bentuk dukungan moral spiritual sekaligus komitmen menjaga proses hukum tetap berjalan di atas koridor keadilan.
















