Fakta Persidangan Tidak Ada Benang Merah, Gus Yaqut Semakin Yakin Kebenaran Akan Menemukan Jalannya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) semakin yakin bahwa proses persidangan akan mengungkap kebenaran dalam kasus kuota haji tambahan 2024. Fakta persidangan dari pemeriksaan saksi KPK telah mengungkap tidak ada benang marah keterlibatan Gus Yaqut.
“Alhamdulillah, dari sidang yang kita ikuti, semuanya semakin terang benderang siapa pihak-pihak yang menerima aliran uang. Dan saya tegaskan, saya tidak pernah menerima uang,” kata Gus Yaqut saat ditemui sebelum mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Gus Yaqut meyakini saksi yang dihadirkan JPU hari ini, yakni dari BPKH dan PPIH, akan semakin mempertegas dan memperjelas aliran dana.
"Saya kira saksi yang dihadirkan akan mempertegas bahwa selama ini tuduhan-tuduhan terhadap saya bahwa saya menerima aliran uang, bahwa saya menerima sesuatu dari proses ini itu tidak benar. Dan sebagian saksi saya kira juga sudah mencabut itu dan tentu saya berharap pengadilan ini akan memberikan ruang keadilan yang sebenar-benarnya," tegas Gus Yaqut.
Gus Yaqut mengungkapkan, sejak awal telah mengingatkan agar tidak ada pihak yang bermain dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. Menurut dia, penyelenggaraan haji harus dijalankan dengan mengutamakan keselamatan dan kepentingan jemaah.
"Saya berharap bahwa mereka yang menerima aliran-aliran uang, yang menerima fee percepatan atau apapun namanya, dia mempertanggungjawabkan apa yang dia lakukan. Saya sudah pernah peringatkan ketika saya masih menjadi menteri, waktu itu secara keras bahkan dengan nada yang sangat marah bahwa tidak boleh ada satupun oknum ya, siapa pun di Kementerian Agama bermain-main dengan haji ini," tandasnya.
Gus Yaqut juga kembali menegaskan bahwa kebijakan yang diambilnya dalam penyelenggaraan haji ditujukan untuk kepentingan jemaah, bukan untuk mencari keuntungan pribadi ataupun kelompok.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, Gus Yaqut mengaku tetap yakin keadilan akan ditegakkan. Ia menyerahkan proses tersebut kepada mekanisme hukum sembari berharap seluruh fakta dapat terungkap di persidangan.
"Ruang keadilan yang memang menjadi harapan bukan hanya saya, tapi seluruh warga negara," tandasnya.
Gus Yaki. kembali menegaskan keyakinannya bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap.
“Insya Allah kebenaran akan menemukan jalannya, dan saya sangat yakin itu,” tegasnya.
Gus Yaqut Minta Pendukung Tetap Tenang
Gus Yaqut juga menanggapi kehadiran ribuan pendukungnya yang datang ke pengadilan untuk mengikuti jalannya persidangan. Mereka terdiri atas para kiai, bu nyai, tokoh nasional, santri, kader Gerakan Pemuda Ansor, serta berbagai elemen masyarakat.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan, baik oleh mereka yang hadir langsung di pengadilan maupun yang mendukung dari tempat lain.
“Kita imbau semua pendukung tenang. Insya Allah keadilan akan menemukan jalannya,” katanya.
Ia mengaku sangat menghargai dukungan tersebut. Bagi Gus Yaqut, doa dan kehadiran para pendukung merupakan bentuk solidaritas sekaligus harapan agar proses hukum berjalan dengan adil.
“Tentu saya berterima kasih sekali atas dukungan dan doa, baik yang datang langsung ke sini atau tidak. Mereka semua saudara saya yang ingin bangsa ini tetap tegak di atas kebenaran sejati,” katanya.
Meski demikian, Gus Yaqut meminta seluruh pendukung tetap menjaga ketenangan dan menghormati jalannya persidangan. Ia berharap proses hukum dapat berlangsung sebagaimana mestinya sehingga fakta-fakta perkara terungkap secara terbuka.


















