Marahnya Cak Imin Bakal Ada Muktamar PKB Tandingan di Jakarta
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang diuji. Partai yang didirikan Nahdlatul Ulama (NU) tahun 1998 ini dikabarkan pecah kongsi, antara kubu Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan kubu Lukman Edy, Abdul Malik Haramain (Gus Malik).
Pada 24-25 Agustus kemarin, PKB kubu Cak Imin menggelar Muktamar VI di Bali dan menetapkan Cak Imin sebagai ketua umum 2024-2029 dan KH Maruf Amin sebagai Ketua Dewan Syuro.
Sementara kubu Lukman Edy dan Gus Malik, akan menggelar Muktamar PKB VI tandingan di Jakarta pada 2-3 September 2024 mendatang. Lukman Edy merupakan mantan Sekjen DPP PKB, sedang Gus Malik adalah Sekretaris DPP PKB periode 2019-2024.
Rencana Muktamar VI PKB di Jakarta sudah terdengar desas desusnya oleh Cak Imin sebagai ketua umum PKB versi Muktamar Bali. Cak Imin terlihat sedikit marah mengetahui adanya Muktamar tandingan tersebut.
Meski demikian, Cak Imin dengan tegas menyebut tak akan menganggap muktamar yang bakal digelar di Jakarta.
“Enggak ada, enggak ada (muktamar tandingan). Enggak kita anggap,” kata Cak Imin saat konferensi pers usai penutupan Muktamar Bali 2024, Minggu (25/8/2024).


















