Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah, Mendikdasmen Bakal Tingkatkan Peran Guru BK
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu’ti akan meningkatkan peran guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual hingga bullying di sekolah.
Menurut Prof Abdul Mu’ti, untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan segera melakukan pengangkatan (ASN) bagi guru BK dan menggelar pelatihan terhadap guru kelas.
“Kami mungkin akan mengembangkan lebih kuat lagi dengan bimbingan konseling di sekolah dan juga tentu saja penguatan pendidikan nilai, ini termasuk yang sudah kami rencanakan,” kata Prof Abdul Mu’ti menjawab pertanyaan wartawan soal apakah program Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) era Nadiem Makarim akan dilanjutkan atau tidak, saat ditemui di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).
“Untuk tahun 2025 akan ada pengangkatan guru bimbingan konseling dan ada pelatihan bimbingan konseling untuk para guru yang selama ini sudah bekerja, terutama untuk guru kelas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prof Abdul Mu’ti menuturkan, rencana penguatan peran guru BK di sekolah dilakukan untuk memperkuat pendidikan karakter serta memberikan peran lebih bagi guru.
Tak hanya transfer ilmu pengetahuan, guru, kata Prof Abdul Mu’ti, harus memberikan perhatian kepada persoalan belajar dan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh murid secara lebih dekat lagi.

















