Ramai Iklan Haji Tanpa Antre, Jubir Kemenhaj: Hati-hati Modus Penipuan!
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ramai di media sosial iklan yang menawarkan program “Haji Tanpa Antre” atau “Langsung Berangkat Tanpa Tunggu”. Bahkan iklan tersebut menampilkan
akun Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Iklan itu mengiming-imingi keberangkatan cepat tanpa mengikuti antrean resmi.
Menanggapi iklan tersebut, Juru Bicara Kemenhaj RI, Ichsan Marsha, menegaskan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran semacam itu karena berpotensi menjadi modus penipuan.
“Kami mengingatkan para calon jemaah untuk berhati-hati terhadap tawaran haji tanpa antre. Setiap proses penyelenggaraan haji sudah diatur ketat dalam sistem kuota dan regulasi pemerintah. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari oknum atau travel yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ichsan di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Kemenhaj RI mencatat sejumlah kasus penipuan dengan modus serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Para calon jamaah dijanjikan bisa berangkat lebih cepat, namun akhirnya gagal berangkat dan mengalami kerugian besar.
Dalam praktiknya, pelaku biasanya memanfaatkan visa pekerja (Visa Ummal) yang dijanjikan akan diubah menjadi izin tinggal (iqomah) dan dokumen haji seperti tasreh atau nusuk. Namun, dokumen-dokumen tersebut hampir dapat dipastikan palsu.
Beberapa warga dilaporkan menjadi korban penipuan ini dan telah melapor ke RI. Ichsan menegaskan, bahkan bagi penduduk atau mukimin yang sudah lama tinggal di Arab Saudi, tetap tidak bisa memperoleh tasreh haji tanpa melalui proses pendaftaran resmi dan memenuhi syarat yang ditetapkan otoritas Saudi.

















