Kapan Lebaran Dirayakan umat Islam Indonesia? Simak Penjelasan Kemenag, NU dan Muhammadiyah
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Idul Fitri 2024 berpotensi digelar secara bersamaan antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Penjelasan ini merujuk kepada analisis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menyatakan bahwa posisi hilal pada saat magrib akhir Ramadhan di wilayah Indonesia sudah cukup tinggi.
Pada saat Magrib, 9 April 2024, tinggi bulan sudah melebihi dari 6 derajat. Berarti sudah melebihi batas kriteria MABIMS (minimal 3 derajat). Benarkah tahun ini akan digelar secara bersamaan? simak penjelasan dari pemerintah, dan berikut ini:
















