Prof Kamaruddin Amin Ditetapkan Jadi Ketum ISNU 2024-2029 pada Kongres III di Balikpapan
Abdul Rahman Ahdori
BALIKPAPAN, (ERAKINI) - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) menggelar Kongres III di Asrama Haji Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (29/11/2024). Salah satu hasil dari permusyawaratan tertinggi di badan otonom NU ini yakni memilih dan menetapkan Prof Kamaruddin Amin menjadi ketua umum ISNU masa khidmat 2024-2029.
Dilansir dari NU Online pada Minggu (1/12/2024), pemilihan ketua umum ISNU 2024-2029 mengadopsi sistem yang mirip dengan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang digunakan dalam pemilihan Rais ‘Aam dan Rais Syuriyah di kepengurusan NU.
Awalnya, ISNU membentuk lembaga yang disebut Dewan Cendekia Utama, yang terdiri dari sembilan orang. Dewan Cendekia Utama ini memiliki peran penting dalam memilih dan menetapkan ketua umum yang disahkan dalam kongres. Nama-nama yang terpilih dalam Dewan Cendekia Utama sebelumnya telah disaring dari 17 calon yang diusulkan oleh peserta kongres.
Panitia Kongres ISNU III 2024, Muhammad Kholid Syeirazi, menjelaskan bahwa perubahan dalam pemilihan ketua umum pada Kongres Ke-3 ini mengadopsi model Ahlul Halli wal Aqdi seperti yang diterapkan di NU.
“Pemilihan ketua umum itu mengadopsi model sebagaimana Ahlul Halli wal Aqdi yang dilaksanakan di NU untuk memilih Rais ‘Aam dan Rais Syuriah,” ujarnya.
Adapun anggota Dewan Cendikia Utama yang terpilih adalah:

















