JAKARTA, (ERAKINI) - Pemilihan Kepala Daerah yang digelar di 545 daerah terdiri dari 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota pada Rabu (27/11/2024) lalu, diikuti oleh calon gubernur-wakil gubernur, calon bupati-wakil bupati dan calon wali kota-wakil wali kota dari latar belakang aktivis, seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan beberapa organisasi gerakan mahasiswa lainnya.
Para mantan aktivis mahasiswa tersebut mendaftarkan diri melalui partai politiknya masing-masing. Berkat kerja kerasnya, para mantan aktivis mahasiswa itu kini berpotensi dilantik menjadi gubernur, wakil gubernur, wali kota, wakil wali kota, bupati dan wakil bupati di seluruh Indonesia.
Salah satu organisasi gerakan yang kadernya unggul versi quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga survei yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). HMI merupakan organisasi kemahasiswaan di Indonesia yang berasaskan Islam.
HMI didirikan di Yogyakarta pada 5 Februari 1947 Masehi yang bertepatan dengan tanggal 14 Rabiul awal 1366 Hijriah oleh Lafran Pane dan 14 mahasiswa lainnya.
Sebut saja di Jawa Barat, Dedi Mulyadi meraup suara tertinggi dari 3 paslon lainnya. Dedi Mulyadi merupakan kaderHMI Universitas Purwakarta. Bahkan Dedi sempat menjadi Ketua Cabang HMI Purwakarta, Jawa Barat sekitar tahun 1993-an.
Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (Dedi-Erwan) hampir dipastian memenangkan Pilgub Jabar 2024. Hasil real count KPU, Dedi-Erwan meraup 13.841.247 suara atau 62,29 persen.
Diketahui, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2024 diikuti empat pasangan, yakni nomor urut 1 Acep Adang Ruchiat-Gitalis Dwi Natarina, nomor urut 2 Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, nomor urut 3 Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie, dan nomor urut 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan.
Pasangan Acep-Gita Dwi Natarina diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB); Jeje-Ronal diusung PDIP; Syaikhu-Ilham diusung PKS, PPP, dan Partai NasDem; serta pasangan Dedi-Erwan diusung gabungan parpol yang terdiri dari Golkar, Demokrat, Gerindra, PSI, PAN, Partai Buruh, PBB, Gelora, dan Perindo.
Berdasarkan real count KPU data Form Model C/D Hasil yang dilihat di laman https://data-pemilu pada Kamis (28/11/2024) malam, pasangan Dedi-Erwan menang telak di semua kabupaten/kota Jawa Barat, dengan perolehan suara rata-rata di atas 50 persen.
Tidak hanya Dedi Mulyadi, ada 56 kaderHMI yang juga unggul versi hitung cepat. KaderHMI lainnya, yakni Cawagub Jatim Emil Dardak juga unggul telak mengalahkan paslon lainnya.
Dari data yang masuk dalam hitung cepat LSI Denny JA, yaitu sebesar 75,33 persen suara Jawa Timur, Khofifah-Emil memperoleh 58,88 persen suara, sementara pasangan Risma-Gus Hans mendapatkan 32,55 persen suara dan pasangan Luluk-Lukmanul sebesar 8,58 persen suara.
Sebagaimana diketahui, pasangan petahana Khofifah Indar Parwansa-Emil Elestianto Dardak diusung dan didukung oleh 15 partai politik, yaitu Gerindra, Golkar, Demokrat, Nasdem, PAN, PKS, PPP, PSI, Perindo, Partai Buruh, Partai Gelora, PBB, PKN, Partai Garuda, dan Partai Prima.
Kemudian, pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) didukung oleh PDI Perjuangan, Partai Hanura dan Partai Umat. Dan terakahir, pasangan Luluk Nur Hamida-Lukmanul Khakim yang didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (29/11/2024), berikut kaderHMI yang berpotensi dilantik menjadi Kepala Daerah di seluruh Indonesia: